Status Tanggap Darurat Longsor Cisolok Ditutup, Polisi Tetap Siagakan Petugas di Lokasi

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto./Foto: Arief

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto./Foto: Arief

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, Senin (7/1/2019) pagi, menyatakan bahwa kegiatan evakuasi penanggulangan bencana alam tanah longsor yang terjadi di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi ditutup.

Menurut Kapolda, walaupun masih walaupun masih ada 1 korban yang belum ditemukan, namun dari pihak keluarga sudah pasrah dan menerimanya.

Walaupun kegiatan evakuasi telah ditutup, namun Kapolda Jabar menyampaikan bahwa Polda Jabar masih menyiagakan personel dari Satbrimob Polda Jabar, personel Ditsabhara Polda Jabar serta personel dari Polres Sukabumi.

“Personel ini untuk membantu membersihkan lokasi longsor dan tempat-tempat yang dijadikan posko-posko penanggulangan bencana tersebut,” jelas Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, Senin (7/1).

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto juga menyampaikan terima kasih kepada Satbrimob, Ditsabhara serta Polres Sikabumi yang sudah dengan cepat bisa tiba di lokasi bencana untuk melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap korban bencana dan bersinegi dengan tim lainnya yang berasal dari TNI, Badan SAR Daerah, BPBD dan para relawan lainnya.

“Penghargaan juga disampaikan kepada TIM¬† DISASTER VICTIM IDENTIFICATION (DVI) Biddokkes Polda Jabar yang berhasil mengidentifikasi semua korban yang ditemukan sebanyak 32 korban,” terang Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto.

Kapolda mengatakan, bahwa TIM DVI ini merupakan tim kebanggaan karena kemampuan TIM DVI Polri ini tidak bisa terbantahkan, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

“Kepada Tim Polwan Polda Jabar yang melaksanakan giat Tauma Healing bagi anak-anak dan orang dewasa korban bencana tanah longsor yang berhasil selamat, sehingga anak-anak mampu mengalihkan perhatian dari kejadian yang mereka alami saat terjadinya bencana, sehingga mereka bisa lebih ceria lagi,” papar Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto.

Selanjutnya untuk giat recovery dan relokasi pemukiman masyarakat yang terkena bencana diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

“Nanti pemulihan jadi domain pemda setempat,” pungkas Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto.

(arf/pojokjabar)

loading...

Feeds