Ada SKPD Tak Ikut Porpemkot Sukabumi, Walikota Bilang Begini

DEFILE: Sejumlah SKPD saat melakukan defi le pembukaan Porpemkot di Lapang Merdeka

DEFILE: Sejumlah SKPD saat melakukan defi le pembukaan Porpemkot di Lapang Merdeka


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Tidak ikutnya beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi pada Pekan Olah Raga Pemerintah Kota (Porpemkot) Sukabumi 2018, membuat Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi geram.

Ia menilain kegaiatn Porpemkot sangat penting untuk menjalin kebersamaan dan kekompakan di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. “Sangat menyayangkan bila ada SKPD yang belum ikut bagian dalam kegiatan ini,” tegas Achmad Fahmi, Senin (17/12/2018).

Hanya saja Fahmi tidak menyebutkan SKPD yang tidak mengikuti kegiatan Porpemkot ini. Namun dirinya meminta Sekretaris Daerah Kota Sukabumi untuk mencari tahu alasan mengapa ada SKPD yang tidak mengikuti kegiatan rutin tahunan tersebut.

“Saya harus mengetahui kenapa mereka tidak ikut Porpemkot. Kalau kolaborasi dan kebersamaan tidak bisa diwujudkan apalagi dalam Porpemkot ini, sulit tampaknya kita akan mencapai tujuan kedepan sesuai yang diinginkan,” ungkapnya.

Diadakan kegiatan Porpemkot itu untuk kalangan ASN, yang tujuannya menjaga dan menjalin silaturrahim antar aparatur ASN.

Sehingga menjadikan ASN sebagai aparatur yang solid, kompak dan saling berkolaborasi antara satu dengan yang lain.

“Kita telah bersepakat pembangunan dilakukan dengan sistem kolaborasi antara satu SKPD dengan SKPD yang lain,” jelasnya.

Lanjutnya, kegiatan ini juga sebagai motivasi bagi ASN untuk menjaga kebugaaran, kesehatan dengan memantapkan diri dalam meningkatkan kinerja. Porpemkot juga bertujuan ingin menciptaan aparatur yang sportif, disiplin dan kerjasama tim.

“Mari sama-sama kita rutin melaksanakan olahraga. Saya yakin, ketika kita sehat maka karya, prestasi aparatur pemerintah daerah semakin meningkat,” tambahnya.

Perlu diketahui, kedisiplinan itu bukan dikarenakan adanya kecanggigan perangkat teknologi. Tetapi berasal dari mentalistas dan karakter pribadi.

“Ketika mental dan karakter siap, aparatur akan disiplin. Olah raga mengajarkan agar dispillin,” pungkasnya.

(radar sukabumi/bal)

Loading...

loading...

Feeds