Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blokade Belasan Jalan Cikembar

DIPROTES: Sejumlah warga Kampung Sukasirna, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, saat melakukan aksi blokade kendaraan roda empat jenis truk milik perusahaan peternakan. Foto : Radar Sukabumi

DIPROTES: Sejumlah warga Kampung Sukasirna, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, saat melakukan aksi blokade kendaraan roda empat jenis truk milik perusahaan peternakan. Foto : Radar Sukabumi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Akibat jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, sejumlah warga di Kampung Sukasirna, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar memblokade jalan.

Aksi blokade tersebut dikhususkan kepada kendaraan roda empat milik perusahaan yang melintas di jalan yang tak kunjung menjadi perhatian pemerintah daerah. Padahal setiap harinya jalan tersebut dilintasi muatan kendaraan over kapasitas.

Akibatnya, jalan semakin berlubang. Ditambah lagi dengan musim hujan memperparah kondisi jalan yang semakin berlubang dan berlumpur hingga membuat kecelakaan terjadi.

Budiansyah (28), salah Seorang warga setempat mengatakan, sebelum melakukan aksi blokade jalan, terlebih dahulu sehari sebelumnya warga Kampung Sukasirna, Desa Cikembar melakukan protes dengan cara menanam pohon pisang di tengah jalan tepatnya di lokasi jalan berlubang.

“Karena tidak ada tanggapan, akhirnya warga disini langsung turun ke jalan dan menutup akses jalan bagi kendaraan roda empat yang kerap melintasi jalan ini,” jelas Budiansyah, Minggu (9/12/2018).

Warga merasa geram kepada pihak perusahaan dan pemerintah daerah yang tidak bisa peduli terhadap warganya. Terlebih lagi, jalan yang merupakan statusnya milik pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi ini, sudah lebih 16 tahun tidak pernah mendapat perbaikan.

“Tidak ada perhatian dari pemerintah daerah terhadap kerusakan jalan di wilayah ini. Kondisinya semakin diperparah lagi dengan adanya aktifi tas truk bermuatan berat milik sejumlah perusahaan. Seperti, perusahaan peternakan,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Cikembar Tamtam Alamsyah mengatakan, pihaknya menilai wajar jika warga Kampung Sukasirna, Desa, Cikembar melakukan aksi penanaman pohon pisang ditengah jalan berlubang dan memblokade akses jalan bagi kendaraan perusahaan yang bermuatan over kapasitas.

“Wajar saja warga melakukan aksi seperti ini, sebab mereka merasa tidak diperhatikan. Karena, mereka sudah 16 tahun menikmati jalan rusak itu,” katanya.

Pihaknya mengaku, sudah melakukan peninjauan bersama Muspika Kecamatan Cikembar ke lokasi jalan rusak dan melakukan komunikasi dengan warga sekitar. Saat itu, warga telah memperlihatkan kepada Muspika, mengenai surat dokumentasi soal pengajuan permohonan perbaikan jalan rusak tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Sukabumi.

“Namun, hingga saat ini permohonan warga soal perbaikan jalan itu belum juga terealisasi. Makanya, warga protes dan turun ke jalan melakukan aksi seperti ini,” pungkasnya.

(radar sukabumi/den)

loading...

Feeds