DLH Sukabumi Siapkan Sanksi bagi Perusahaan Nakal

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pengawasan aktifitas dan kelengkapan dokumen setiap perusahaan, kini kini diperketat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. Bahkan, apabila ditemukan melakukan pelanggaran maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hal tersebut, dilakukan berdasarkan Undang Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Karena setiap perusahaan yang menjalankan aktifi tas usahanya berdampak penting pada lingkungan, maka wajib mengantongi izin lingkungan,” kata Kepala DLH Kabupaten Sukabumi Abdul Qodi, belum lama ini.

Menurutnya, jika ketentuan itu dilanggar, maka sanksinya dapat dipidana sesuai Pasal 109 ayat (1) pada undang-undang tersebut.

Selain harus mengantongi Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), perusahaan juga wajib menyampaikan laporan mengenai dokumen tersebut setiap enam bulan sekali.

“Pengawasan dilakukan oleh tim khusus dengan metode pengecekan langsung ke setiap perusahaan. Mereka akan memeriksa secara detil terkait aktifi tas industrin hingga dokumen perijinan,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, DLH lebih membidik pada perusahaan dengan jenis usaha yang diwajibkan memiliki dokumen Analisa Mengenai Dampang Lingkungan(AMDAL) serta dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL).

“Langkah pengawasan ini penting sebagai upaya pengendalian dampak negatif terhadap lingkungan sekitar,” tuturnya.
Ditambahkannya, tim akan terjun langsung ke setiap perusahaan, terbukti melakukan pelanggaran maka DLH tidak akan segan untuk memberikan sanksi.

“Jika ditemukan pelanggaran lainnya, segera ditindaklanjuti dengan melaporkannya ke intansi lain yang lebih berwenang,” pungkasnya.

(radar sukabumi/bam)

loading...

Feeds