Mulai Rotasi dan Mutasi Pejabat, Walikota Sukabumi Susun Kabinet Percepatan Pembangunan

Sejumlah pejabat Kota Sukabumi saat diambil sumpah jabatan di Gedung Juang 45, Jumat (7/12).

Sejumlah pejabat Kota Sukabumi saat diambil sumpah jabatan di Gedung Juang 45, Jumat (7/12).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Wakil Walikota Sukabumi, Andri Hamami mulai melakukan pemetaan pasukan dengan menyusun kabinet baru.

Hal itu diklaim untuk menunjang kinerja Pemerintah Kota Sukabumi pada masa baktinya hingga 2023. Rotasi dan mutasi eselon III dan IV ini merupakan usulan dari PJ Walikota Sukabumi sebelumnya.

“ Pelantikan kali ini dalam rangka melanjutkan apa yang telah diusulkan oleh PJ Walikota, beberapa bulan ketika beliau menjabat,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi usai melakukan pelantikan di Gedung Juang 45, Jumat (7/12/2018).

Dijelaskan Fahmi dirinya tidak bisa melakukan rotasi atau pengangkatan jabatan selama enam bulan pasca pelantikan. Adapun yang dilakukannya kali ini berdasar pada Persetujuan Mendagri melalui Dirjen Otda nomor 821/9168/otda tanggal 16 November 2018 dan Persetujan atau rekomendasi Gubernur Jabar melalui BKD provinsi nomor 821/1463/bangrier tanggal 23 November 2018.

“Kalau ini kan dari PJ Walikota sebelumnya dan surat kemendagrinya pun sudah turun, berarti ada izin dari Kemendagri untuk ditindak lanjuti,” akunya.

Dalam pelantikan kali ini Walikota Sukabumi mengangkat eselon III sebanyak 20 orang dan Eselon IV sebanyak 39 orang serta penjabat fungsional 10 orang.

“Mudah -mudahan ini bisa menjadi kabinet saya dan pak Wakil, saya kan harus menyusun kabinet untuk percepatan pembangunan, meskipun ini bukan saya yang full memetakan tapi kalau saya lihat Insya Allah kompeten dibidangnya,” ujar Fahmi.

Ia menambahkan, percepatan pembangunan ini bisa dilaksanakan saat ASN memiliki dedikasi dan loyalitas. Serta perlu adanya kolaborasi kerjasama antara internal SKPD masing-masing maupun sesama SKPD lainnya.

“Untuk pelantikan- pelantikan selanjutnya, kita akan buat skuad yang baik dan solid dan bisa berkolaborasi satu dan lainnya. Sehinggan percepatan pembangunan bisa terbangun,” jelasnya.
Kedepannya lanjut Fahmi, pihaknya akan fokus kepada perencanaan penataan wilayan dan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat. Makanya dalam program 100 hari kerja ini lebih kepada pelayanan publik belum kepada fisik.

“ Semoga temen-temen yang dilantik bisa memberikan pelayanan publik lebih baik lagi,” pungkasnya.

Diketahui, dalam pelantikan kali ini sejumlah penjabat beralih tugas diantaranya Punjul Saepul Hayat dari Kepala Bagian Tata Pemerintahan menjadi kepala bagian Humas dan Protokol, Tejo Condro Nugroho dari Direktur PD Waluya menjadi kepala bagian Tata Pemerintahan, Andang Th ajandi dari Sekdis Dinas Kesehatan kembali menjadi Sekdis Bappeda, Kurnia Rahmandhani dari Sekdis Bappeda ke Sekdis Kominfo, Didin Syarifudin dari Sekdis Kominfo ke Sekdis Dinas Kesehatan dan Fajar Muharam dari Sekdis DPPKBPPPM ke Sekdis DKP3, Mohamad Hasan Asari menjadi Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan.

(radar sukabumi/bal)

Loading...

loading...

Feeds