Duh… Gelap Mata, Kakek Nekat Curi Kotak Amal di Masjid Sekarwangi

DIGLANDANG: Anggota Polsek Cibadak saat membawa pelaku pencurian kotak amal, belum lama ini. Foto : Radar Sukabumi

DIGLANDANG: Anggota Polsek Cibadak saat membawa pelaku pencurian kotak amal, belum lama ini. Foto : Radar Sukabumi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI –– Seorang kakek tua MWP (84) kedapatan akan mencuri kotak amal di Masjid Jami Al Hidayah Kampung Sekarwangi RT 4/2 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Entah, sebuah perbuatan gelap mata ataupun disengaja, namun untuk menghindari amuk masa, kakek tersebut diamankan oleh jajaran Polisi Sektor (Polsek) Cibadak.

Hingga kini polisi masih melakukan pendalaman soal kasus ini, apakah memang kakek tersebut kelaparan hingga nekat mencuri uang masjid ataupun sudah menjadi pekerjaanya.

Padalah mengingat usia yang sudah tua, kakek yang merupakan warga Cicurug ini seharusnya tinggal bertaubat mengisi sisa hidupnya. Dari informasi yang diperoleh koran ini, pelaku diamankan ketika diketahui warga hendak mencuri kotak amal sekitar pukul 16.50 WIB.

“Ketika masuk ke masjid, warga setempat memergoki kejadian itu dan melaporkan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak, sehingga anggota kami bergegas menuju lokasi,” kata Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman, Kamis (6/12/2018).

Lebih lanjut Suhardiman, dengan sigap dan cekatan ke dua anggota Polsek Cibadak segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengamankan pelaku. Kini, pelaku sudah berada di ruang penyidikan Satreskrim Polsek Cibadak untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan.

“Kami masih melakukan pemeriksaan, MPW mengaku sudah melancarkan aksinya sebanyak empat kali. Diantaranya, di daerah Baros, Selabatu, Cisaat, Karangtengah dan di daerah Cibadak,” tandasnya.

Dirinya mengungkapkan, adapun beberapa barang bukti yang berhasil diamankan yakni, satu lembar KTP, STNK, jam tangan, berbagai macam jenis kunci rumah dan obeng serra yang sebesar Rp 45 ribu.

“Warga setempat dan DKMnya minta diselesaikan secara musyawarah dan pelaku meminta maaf untuk tidak mengulangi perbuatan. Rencananya hari ini akan dipulangkan,” ucapnya.

Dirinya meminta, masyarakat agar lebih waspada ketika meninggalkan rumahnya. Sebab, tak dipungkiri pelaku kejahatan kerap kali memanfaatkan tersebut untuk melakukan pencurian dan lain sebagainya.

“Kami menghimbau masyarakat agar tidak lengah. Ketika hendak bepergian disarankan memastikan kondisi rumahnya aman. Sehingga hak itu akan meminimalisir hal-hak yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

(radar sukabumi/bam)

loading...

Feeds