Sempat Serang Warga, Akhirnya Komplotan Geng Motor Diringkus Polres Sukabumi Kota

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kurang dari 24 jam, tim gabungan Polres Sukabumi Kota dan Polsek Warudoyong berhasil mengamankan enam anggota gerombolan bermotor yang sebelumnya menyerang tiga pemuda asal di Jalan Cikujang, Kampung Cigadog RT 02/11, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong. Adapun enam anggota gerombolan bermotor yang merupakan pelaku utama ini yakni, FC (18), YP alias A (24), AP alias B (25), RS alias D (21), MA alias A (21) dan F (20).

Tidak hanya itu, kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis cerulit, sebuah gir, dua buah botol bekas minuman keras, paving blok dan sebuah sepeda motor honda beat bernomor polisi F 4407 TD juga dimankan.

Kapolsek Warudoyong, Kompol Engkus Kuswaha mengungkapkan. Ke enam anggota gerombolan bermotor yang berhasil diringkus ini merupakan aktor utama saat menyerang tiga pemuda asal Cikujang itu. Satu persatu enam pelaku ini berhasil diamankan ditempat yang berbeda.

“Tindakan kekerasan ataupun tindakan yang meresahkan tidak ada lagi tolelir, setelah kejadian kami pun langsung memburu para pelaku hingga akhirnya berhasil mengamankan enam anggota gerombolan tersebut,” jelasnya, Selasa (27/11).

Dari ke enam angota gerombolan yang diamankan, masing-masing memiliki peran. Diantaranya, pelaku FC memakai celurit atau cocor bebek, YP memakai botol bekas minuman keras, AP memakai gir dan MA pembawa bendera saat melakukan penyerangan itu.

“Kami masih terus dalami, soal adanya pelaku lain sekaligus barang bukti lainnya. Yang jelas, tidak ada lagi ruang bagi para gerombolan bermotor yang meresahkan, kami akan tindak tegas agar memberi efek jera,” pungkasnya.

Sebelumnya, RO, DD dan GH, tiga pemuda asal Kampung Kampung Cigadog RT 2/11, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong menjadi sasaran amukan gerombolan bermotor pada Minggu malam (25/11) sekitar pukul 23:45 WIB.

Akibat serangan gerombolan bermotor yang tidak jelas alasannya ini, ketiga pemuda itu mengalami luka yang cukup serius karena sabetan celurit, gir dan lemparan botol. Diantaranya, RO harus dijahit pada kepalanya karena sabetan gir, GH mengalami luka pada jari tangan dan pundaknya karena sabetan celurit dan DD mengalamai luka lebam pada bagian punggungnya.

(radar sukabumi/upi)

Loading...

loading...

Feeds