Lapangan Kerja Terbatas, Ribuan Pencaker di Kota Sukabumi Masih Nganggur

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Ribuan pencari kerja (pencaker) asal Kota Sukabumi yang tercatat pada Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertrnas) periode September tahun ini belum tersalurkan ke dunia kerja.

Masalahnya, selain lapangan kerja di Kota Sukabumi terbatas, para pencaker kurang memiliki kompetensi khusus yang sesuai dengan potensi yang ada.

Data yang dihimpun, pencaker yang tercatat di Disnakertrans Kota Sukabumi periode September 2018 sebanyak 4.563, dari jumlah itu, sebanyak 1966 pencaker belum tersalurkan.

Sedangkan dari sisi pendidikan, mayoritas di dominasi oleh lulusan SMA sederajat, disusul starata satu, SMP dan SD. Mayoritas, dari jumlah pencaker yang telah tersalurkan berada pada sektor industri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Sukabumi, Iyan Damayanti mengungkapkan, kendati masih cukup bnyak pencaker yang belum tersalurkan, namun target dari tahun ke tahun pendistribusian angkatan kerja tercapai.

“Jika dilihat daei seluruh pencaker yang tercatat, sisa yang belum tersalurkan memang hanya sekitar 20 persen saja. Karena memang, jika hanya mengandalkan kesempatan kerja di Kota Sukabumi terbatas, soalnya peluang yang ada harus memiliki kemampuan khusus, misal perhotelan dan juru masak,” jelasnya, (8/11).

Berbagai upaya, mulai dari pembukaan bursa kerja hingga mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai telah dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi untuk terus menekan angka pengangguran. Dengan begitu, Iyan meyakini para pengangguran terbuka terserap pada dunia kerja baik di Kota Sukabumi maupun luar daerah.

“Termasuk kita arahkan agar para lulusan setiap angkatan kerja untuk menjadi wirausahawan baru, hal itu senada juga dengan program pemerintah Kota Sukabumi saat ini. Alhamdulilah, setiap tahun tidak kurang dari 5.000 pencaker tersalurkan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah meminta kepada sektor dunia usaha yang ada di Kota Sukabumi untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. Selain itu, untuk mempersiapkan sarapannya pihaknya juga memberikan pelatihan kepada pencaker, khususnya lulusan SMA sederajat.

“Memang, pertumbuhan usaha perhotelan di Kota Sukabumi ini berkembang cukup pesat. Tapi, disana tenaga kerja yang dibutuhkan harus memiliki keterampilan khusus, sekalipun tenaga kebersihannya. Makanya, kita latih dulu hingga siap, terus kami pun akan membuat komitmen dengan pelaku usaha itu agar bisa menerima pencaker yang telah di latih oleh kami,” pungkasnya.

(radar sukabumi/upi)

loading...

Feeds

Lomba PMR yang diselenggarakan di SMPN 21  Bekasi. (ist)

SMPN 21 Bekasi Gelar Kibar ke-IX

PALANG Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 21 Kota Bekasi gelar kibar aksi persahabatan dalam lomba sepulau Jawa-Lampung. Perlombaan yang terselenggara …