DLH Kota Sukabumi Pangkas Ratusan Pohon Rawan Tumbang

ilustrasi

ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi mengklaim ratusan pohon yang berpotensi tumbang telah dipangkas.

Tidak hanya itu, pihaknya juga terus melakukan monitoring ke setiap lokasi rawan bencana pohon roboh setiap harinya.

Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman mengungkapkan, jumlah pohon yang terdata di Kota Sukabumi sebanyak 2.500 pohon, 20 persen diantaranya merupakan pohon besar dengan jenis kayu keras.

“Jumlah yang terdata ada 2.500 pohon, untuk pohon yang berpotensi roboh sudah kita pangkas atau ditebang karena untuk menghindari peristiwa yang terjadi pada awal tahun ini,” ungkapnya, Senin (5/11/2018).

Sedangkan wilayah yang dinilai rawan pohon tumbang, lanjut Adil, berada di Jalan Suryakencana. Namun, belajar dari pengalaman sebelumnya pihaknya telah memangkas dahan ataupun pohon yang membahayakan.

“Yang cukup rawan itu di Jalan Suryakencana jika dilihat dari pohon yang ada, tapi kami pun sudah menatanya sehingga bisa dibilang aman dari tumbang maupun roboh. Bahkan, kami punya armada khusus yang disiapkan untuk mengontrol pohonpohon itu,” terangnya.

Sedangkan dari jumlah pohon yang terdata, pohon yang dikategorikan besar dan berusia cukup tua itu ada di jalan Bayangkara. Adapun jenisnya, mayoritas pohon bungur, mahoni dan trembesi. Jadi, jenis pohon itu tergolong cukup kuat jika diterpa hujan yang disertai angin.

“Awal tahun ini, saat bencana pohon tumbang melanda. Pohon yang roboh ini adalah beringin, dan menurut kajian para pecinta pohon, saat itu memang kondisi pohon tersebut sedang tidak sehat sehingga tidak kuat,” sebutnya.

Selain itu, DLH juga memprioritaskan wilayah yang menjadi pusat keramaian, seperti Jalan Ir Juanda. Pohon- pohon di jalan itu, telah ditata sehingga tidak membahayakan masyarakat.

“Jalan Ir Juanda atau terkenal dengan Dago itu kami juga prioritaskan, karena disana ada ramai pedagang dan pejalana kaki,” singkatnya.

(radar sukabumi/upi)

Loading...

loading...

Feeds