Bupati Sukabumi : LGBT Harus Dibasmi

Logo LGBT

Logo LGBT

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Prilaku hidup lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Negara ini dilarang karena tidak sesuai dengan azas prilaku bangsa ini, meski di sebagian negara barat ada yang menganut.

Namun, itu merupakan hak mereka dan tidak dipaksakan untuk dilegalkan. Secara hukum agama dan negara jelas dilarang, apalagi bangsa Indonesia memiliki populasi agama muslim paling banyak.

Hal tersebut sesuai dengan gagasan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami yang secara tegas menolak LGBT.

“Yang pasti LGBT harus dibasmi, tapi kita akan ingatkan mereka, untuk tidak membikin gerakan aneh-aneh. Kalau mereka tidak bisa di ajak ke jalan yang benar dengan di bina ,” ujar Marwan usai menghadiri rangkaian acara peringatan hari Sumpah pemuda ke 90 tahun 2018, DPD-KNPI Kabupaten Sukabumi Minggu (28/10).

Menurut Marwan perilaku LGBT bukan keinginan mereka sendiri ada beberapa faktor yang mempengaruhi lahirnya perkumpulan LGBT di kabupaten Sukabumi.

Mereka seperti itupun bukan karena kemauan, ada persoalan persoalan sosial, kalau kelainan bisa di hindari asal tidak berkelompok, itulah salah satu yang akan kita lakukan dengan proses pembinaan awal, dengan beberapa liding sektor seperti dinas sosial, dinas pemberdayaan ibu anak tapi tidak usah perlu satu ketika mereka satu tipe berkumpul.

Marwan meminta peran serta masyarakat harus bisa mengingatkan dan bila perlu kalau sosialisasi sudah dilakukan namun tidak digubris juga hal yang bisa kita lakukan bila perlu pihak pemerintah daerah akan mengeluarkan peraturan daerah.

“Meski itu hak asasi manusia tapi mereka harus di luruskan. Langkah terakhir kita akan melakukan Intruksi lah untuk tidak memberikan ruang kepada mereka yang paling penting di daerah daerah yang melihat perilaku LGBT,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KNPI DPD Kabupaten Sukabumi, Reggy Afriansyah terkait dengan keberadaan LGBT di Kabupaten Sukabumi DPD KNPI Kabupaten Sukabumi menolak LGBT karena menurutnya sangat bertentangan dengan akidah agama.

“Kami sebagai pelopor pemuda tentunya menolak sekali adanya LGBT, kita sebagai pemuda nanti kedepanya bersama Pemerintah daerah untuk bisa dapat mensosialisasikan kepada masyarakat dampak dari LGBT ini,” ujar Reggy kepada awak media.

Pihaknya akan secara bersama sama bekerjasama dengan MUI ataupun dengan bidang lainnya serta agama lainya agar bisa melakukan pembinaan, sosialisasi untuk pemahaman agar LGBT di Kabupaten sukabumi ini bisa berkurang atau bahkan harus hilang.

“Dampak dari LGBT ini sangat luar biasa, seperti mungkin penyakit Aids, untuk kedepanya DPD KNPI Kabupaten Sukabumi nanti akan kita lakukan kerjasama baik itu dengan pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya untuk bisa menangani dan menekan terjadinya LGBT di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

(radar sukabumi/cr1)

loading...

Feeds