Bahaya LGBT, LK3 Dinsos Kota Sukabumi Sisir Pelajar

Logo LGBT

Logo LGBT

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Dinas Sosial Kota Sukabumi, sosialisasikan bahaya perilaku menyimpang Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) ke lingkungan pelajar di Kota Sukabumi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Hudi Kodir Wahyu menjelaskan, meningkatnya masalah psikososial di masyarakat yang cukup mengkhawatirkan melatar belakangi kegiatan tersebut.

“Sebuah kewajiban bagi pemerintah untuk mengedukasi kepada masyarakat, remaja khususnya pelajar tentang permasalahan psikososial didalam keluarga, baik itu pencegahan maupun pemecahan masalahnya, apalagi dikalangan SMA, karena masa ini merupakan pembentukan jati diri dimulai,” jelasnya kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Sealsa (23/10).

Sesuai denga Peraturan Menteri Sosial (Permensos) nomor 16 tahun 2013 tentang Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), dimana LK3 ini dibentuk atas dasar arus globalisasi yang ditandai kemajuan ilmu dan teknologi serta perubahan sosial.

“Terutama dikalangan remaja, tidak sedikit muncul permasalahan sosial seperti anak berhadapan hukum, korban narkotika, dan tidak menutup kemungkinan prilaku menyimpang seperti LGBT, makanya untuk mendampingi, menyelesaikan persoalan tersebut ada LK3,” paparnya.

Menurut Hudi, banyaknya prilaku menyimpang dalam sebuah keluarga, hendaknya disikapi dengan memperkuat fungsi dari keluarga itu sendiri. Pasalnya, pada masa ini mendidik seorang remaja ini merupakan tantangan besar, sehingga pentingnya kewaspadaan dari keluarga.

“Sekarang ini, hampir setiap remaja memiliki telepon pintar, dan apabila keluarga acuh tak acuh, maka akan bisa mengikuti keinginannya dengan tanpa kontrol,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menambahkan, salah satu strategi Pemerintah Kota Sukabumi dalam menyelesaikan persoalan sosial ini yakni dengan melibatkan seluruh stakeholder untuk berperan serta aktif dalam setiap tahapan pembangunan daerah.

“Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan keberadaan LK3 ini, sehingga dapat terwujud sinergi antara berbagai elemen dalam rangka mencegah, mengurangi, dan meminimalisir terjadinya permasalahan psikososial, khususnya LGBT,” pungkasnya.

(radar sukabumi/upi)

loading...

Feeds