Cara Warga dan Walikota Sukabumi Tolak LGBT

BUBUHKAN KOMITMEN: Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat membubuhkan tanda tangan menolak perilaku LGBT di Kota Sukabumi yang dipimpinnya pada Aksi 1000 Tanda Tangan Tolak LGBT di Sukabumi di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Minggu (22/10).

BUBUHKAN KOMITMEN: Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat membubuhkan tanda tangan menolak perilaku LGBT di Kota Sukabumi yang dipimpinnya pada Aksi 1000 Tanda Tangan Tolak LGBT di Sukabumi di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Minggu (22/10).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menjadi satu dari 1.000 lebih warga Sukabumi yang ikut membubuhkan tanda tangan di atas kain bertuliskan Tolak Lesbi Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, kemarin (21/10).

Di hadapan wartawan Fahmi secara tegas menolak LGBT di Kota Sukabumi. “Tolak LGBT di Kota Sukabumi,” katanya yang disambut takbir para peserta.

Fahmi menambahkan, LGBT sangat dilarang dalam syariat Islam. Bahkan, di semua agama pun melarang perilaku seks menyimpang tersebut. Menurut orang nomor satu di Kota Mochi ini, LGBT jika mengatasnamakan HAM tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kekuatan aturan Allah.

“Kami bukan mengusir para pelaku LGBT, akan tetapi lebih kepada menolak keras perilaku LGBT di Kota Sukabumi pada khususnya,” tandasnya yang kembali disambut gema takbir para peserta aksi tolak LGBT.

Bagi Fahmi, pelaku LGBT ini bisa dibina dan dididik sehingga kembali kepada kodratnya. Pemerintah akan bekerjasama dengan RSUD, KPA, anggota dewan dan lain sebagainya untuk membuka konsultasi kepada perilaku LGBT ini.

“Mudah-mudahan mereka bisa kembali kepada kodratnya,” harapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD yang juga menjabat Sekretaris Komisi II, Danny Ramdhani menyambut positif terkait rencana yang digagas Walikota Sukabumi.

“Kami berharap dengan konsulitasi dan terapi para pelaku LGBT, dapat kembali kepada kudrat/fitrah alaminya sebagai manusia,” tuturnya seraya berharap.
Sedangkan Koordinator Lapangan, Oksa Bachtiar Camshah mengatakan, aksi ini ke depannya akan ada follow up kembali sampai perilaku LGBT berkurang.

“Kitapun akan mencoba untuk beraudiensi dengan Pemerintah/DPRD Kota Sukabumi juga kepolisian untuk hal ini,” singkatnya.

Dalam aksi tersebut, dihadiri sejumlah Ormas Islam, seperti PD Persatuan Islam (Persis) Sukabumi termasuk Peristri Kota Sukabumi dan Pemudi Persis Sukabumi, Hijabers Mom Community Sukabumi, Sahabat Kristiawan Peduli, Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Sukabumi, Komunitas Seniman Sukabumi, Permatapadi Kokab Sukabumi, Permatapadi Jawa Barat, Permak Bodi Sukabumi, dan masih banyak lagi. Acara ini juga dihadiri Sekretaris Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani dan Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi Syihabudin.

(radar sukabumi/cr3)

Loading...

loading...

Feeds