Miris, Gay Menyebar di Palabuhanratu, Ada Grup Facebooknya

Ilustrasi Kaum LGBT./Foto: Istimewa

Ilustrasi Kaum LGBT./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi merasa miris maraknya prilaku seks menyimpang dikalangan masyarakat. Apalagi, beberapa hari terakhir ini sekumpulan pencinta sesama jenis atau gay seperti vulgar menunjukan komunitasnya.

Bidang Amar Ma’aruf Nahyi Munkar MUI Kabupaten Sukabumi, Asep Surojudin atau biasa dikenal Abah Cisayar mengaku miris dengan beredarnya para pelaku seks menyimpang tersebut.

Menurutnya, selain meruntuhkan moral, juga merusak citra nama baik Kabupaten Sukabumi.

“Kami dari MUI menyayangkan ini ada di Sukabumi. Untuk itu, saya dari dari MUI akan meminta hal ini segera dilakukan pembahasan dan dirapatkan agar segera disikapi secara serius oleh pemerintah,” singkatnya.

Sementara itu, Benteng Aktivis Sukabumi Bersatu (BKSB) Sukabumi mengaku geram atas adanya postingan group di Media Sosial (Medsos) Facebook ada sekumpulan kaum gay di Palabuhanratu baru-baru ini.

Ketua BKSB Sukabumi, Firman Hidayat mengatakan, sebagai putra daerah kelahiran Palabuhanratu, adanya group kaum gay yang seolah terang-terangan membuka jati diri mereka, adalah kaum laknat.

Grup Facebook Gay Palabuhanratu

Grup Facebook Gay Palabuhanratu

“Saya sebagai putra daerah tentunya berkewajiban menyikapai adanya kaum gay ini. Ini jelas sudah merusak nama baik Palabuhanrutu,” kesalnya, Kamis (11/10).

Ia mengaku akan meminta pihak Pemkab Sukabumi, MUI, Muspika agar segera menelusuri keberadaaan admin grup medsos para gay tersebut. Bila ini di biarkan, akan menimbulka dampak buruk bagi generasi muda dan nama baik Palabuhanratu.

“Dengan adanya grup para gay Palabuhanratu, saya berharap ada perhatian dan tindakan dari pemerintah serta jajaran lembaga hukum untuk menindak admin maupun anggota para gay tersebut. Hal ini demi menciptakan Kabupaten Sukabumi kondusif dari para pencita sesama jenis tersebut,” tegasnya.

Masih kata Firman, bila ini tak ada penanganan cepat dari pemerintah, BKSB Sukabumi dengan masyarakat akan turun kejalan untuk meminta dan mendesak pemkab supaya sigap dalam menangani permasalahan ini.

“Kami akan lihat terlebih dahulu, ada eksen cepat apa tidak dari pemerintah maupun lembaga hukum untuk menyikapi group para gay Palabuhanratu ini. Kalau ini tidak ada tindakan, kami siap orasi dalam waktu dekan untuk menyikapi persoalan tersebut,” tandasnya.

(radar sukabumi/cr1)

loading...

Feeds