Innalillahii, Ibu Hamil Tewas Tergilas Tronton di Jalan Karangtegah Sukabumi

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Nasib nahas menimpa Imas Masitoh warga Kampung/Desa Batununggal RT 02/04, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Wanita yang diketahui tengah hamil 7 bulan ini, tewas terlindas mobil tronton. Saat itu korban berencana berencana belanja keperluan bayinya ke Pasar Cibadak.

Dengan menggunakan sepeda motor Yamaha J bernomor polisi B 3794 FWR, korban berngkat seorang diri dari kediamannya.

Saat melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor tepatnya di Jalan Karangtengah, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dari arah berlawanan muncul tronton bernomor polisi B 9087 GEH.

Tabrakan pun tak bisa terhindarkan. Belum diketahui secara pasti kronologis kecelakaan yang menewaskan Imas dan anak yang dikandungnya tersebut. Warga sekitar hanya dibuat terkaget begitu mendengar suara benturan cukup keras. Begitu dicek, korban sudah terkapar dengan kondisi parah di bagian kepalanya.

“Kejadiannya pastinya tidak tahu. Pas saya lewat, wanita itu (korban) sudah tergeletak penuh darah,” ucap tukang ojek, Sukmawijaya (35) kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Selasa (2/10/2018).

Mendapat kejadian tersebut, warga di sekitar berinisiatif menutup mayat wanita malang itu dengan sehelai kain. Sebab, di sekitar lokasi kejadian tengah ramai dan arus lalu lintas padat. Kecelakaan itu sempat membuat arus lalin terganggu dari kedua arah. Kondisi arus padat merayap mencapai 2 kilometer.

“Tak berapa lama, petugas Sat Lantas Polres Sukabumi dan Polsek Cibadak tiba. Petugas mengevakuasi mayat wanita itu ke RSUD Sekarwangi, dan mengamankan kendaraan, baik motor dan truk tronton beserta sopirnya,” bebernya.

Sementara itu, kakak korban, Iyan Sumiati (43) mengaku adiknya memang saat itu berencana berbelanja ke Pasar Cibadak. Korban yang tengah mengandung anak kedua tersebut, rencananya akan membeli beberapa peralatan bayi.

“Adik saya tengah mengandung anak kedua. Dia akan ke pasar beli peralatan bayi,” ungkap Iyan.

Di tempat terpisah, Humas RSUD Sekarwangi, Ramdansyah menyebutkan, korban mengalami luka parah di bagian kepala. Tim medis sudah berusaha menyelamatkan janin korban, namun ternyata sudah tak bernyawa.

“Ibu dan janinnya meninggal. Diperkirakan usia janinnya sekitar 7 bulan,” singkatnya.

(radar sukabumi/bam)

loading...

Feeds