Pemilik Mihol di Kota Sukabumi Siap-siap Digusur ke Meja Hijau

miras (Ilustrasi)./Foto: Istimewa

miras (Ilustrasi)./Foto: Istimewa

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Bagi penjual minuman beralkohol di Kota Sukabumi rupanya harus benar-benar kapok. Pasalnya, kini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Sukabumi tidak main-main menggiring penjual mihol itu hingga ke meja hijau.

Buktinya, Satpol PP Kota Sukabumi telah menyidangkan pemilik mihol yang terjaring pada operasi yustisi paa Senin (17/9) lalu.

Ya, AS pria asal Kota Sukabumi ini terpaksa harus harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Sukabumi karena terbukti memiliki puluhan botol mihol.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Sukabumi, Sudrajat mengungkapkan, AS terbukti melanggar Peraturan Daerah Kota Sukabumi no 13 tahun 2015 tentang Larangan MInuman Beralkohol.

“Ini bentuk ketegasan dan keseriusan kami (Satpol-PP,red) untuk menegakkan peraturan daerah. Maka dari itu, setiap pelanggar diproses hukum hingga ke Pengadilan,” jelasnya, Jumat (21/9/2018).

Atas kepemilikan 59 botol mihol yang disita dari AS ini, Mejelis Hakim memvonis AS dengan denda sebesar Rp 500 ribu atau kurungan selama 14 hari. Hal itu diberikan, supaya para penjual dapat merasakan efek jera dan tidak menjual lagi mihol.

“Ini tindak pidana ringan, tapi untuk membuat efek jera kepada setiap pelanggar hal seperti akan terus dilakukan sehingga tidak ada lagi yang berjualan mihol di Kota Sukabumi,” ujarnya.

Sedangkan untuk barang bukti, lanjut Sudrajat, bakal dimusnahkan. Selain itu, pelanggar ditindak sesuai dengan vonis hakim dalam persidangan.

“Barang bukti tentunya kami akan musnahkan, untuk pelanggar diberikan sanksi sesuai dengan hasil vonis majelis hakim,” singkatnya.

Dihadapan Mejelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan penitera, AS mengaku bersalah. Namun, puluhan mihol yang disita darinya itu merupakan titipan. “Ya, saya merasa bersalah,” singkatnya.

(radar sukabumi/upi)


loading...

Feeds

Pepen saat meninjau sejumlah tempat di Mustika Jaya (ist)

Pepen Peringati Sejumlah Pejabat

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi menjawab tindak lanjut Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman RI Jakarta Raya Noreg 0617/IN/VII/2018/JKR, dengan …