Musim Hujan Datang, Nyalindung Mulai Diterjang Longsor

 Intensitas curah hujan yang mulai tinggi, menyebabkan bencana alam longsor di Nyalindung, Sukabumi

Intensitas curah hujan yang mulai tinggi, menyebabkan bencana alam longsor di Nyalindung, Sukabumi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Intensitas curah hujan yang mulai tinggi, menyebabkan bencana alam longsor.

Salah satunya di daerah Nyalindung tepatnya di Kampung Nyalindung Rt (1/3) Desa/Kecamatan Nyalindung pada Kamis (20/9) kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, bencana longsor yang terjadi setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras. Sehingga mengakibatkan bencana longsor sepanjang 10 meter dengan tinggi 5 meter dan lebar 3 meter.

Akibatnya longsor tersebut, mengancam bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Mushola.

Seorang anggota relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Nyalindung, A. Ahmad mengatakan, meski tidak ada korban jiwa, namun akibat bencana longsor ini, telah mengakibatkan bangunan Paud dan Masjid yang berada di sekitar lokasi kejadian dapat terbawa longsor.

“Saya merasa khawatir, jika tidak secepatnya dibangun boronjong yang berfungsi untuk manahan tanah. Maka, besar kemungkinan akan terjadi longsor susulan. Apalagi, lokasi bangunan untuk fasilitas umum ini, berada di atas tebing,” kata A. Ahmad, Jumat (21/9/2018).

Menurutnya, bencana longsor terjadi selain akibat curah hujan yang tinggi, juga di pengaruhi oleh faktor dari kontruksi tanah yang labil.

“Seteleh beberapa bulan wilayah ini, dilanda musim kemarau, maka setelah diguyur hujan langsung kontrusi tanah mengalami pergerakan hingga terjadi bencana longsor seperti yang terjadi saat ini,” paparnya.

Sementara itu, Camat Nyalindung Anto mengatakan, pasca peristiwa bencana longsor, Muspika Kecamatan Nyalindung langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk melihat peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya saja, bangunan milik Paud dan Masjid yang digunakan warga terancam longsor. Karena jarak lokasi bencana tinggal beberapa meter lagi dengan bagunan tersebut,” katanya.

Untuk itu, pihaknya selain meninjau lokasi bencana, pemerintah Kecamatan Nyalindung ini, langsung melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah terkait.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, dapat segera dibangun boronjong untuk menahan tanah yang longsor itu,” pungkasnya.

(radar sukabumi/den)

loading...

Feeds