Lihat Deh, Sungai Cikupa Dipenuhi Sampah

MEMBERSIHKAN: Sejumlah warga Kampung Ciroyom Legok tengah Kecamatan Cisaat saat membersihkan sampah dengan alat seadanya dialiran sungai Cikupa. Foto : Radar Sukabumi

MEMBERSIHKAN: Sejumlah warga Kampung Ciroyom Legok tengah Kecamatan Cisaat saat membersihkan sampah dengan alat seadanya dialiran sungai Cikupa. Foto : Radar Sukabumi

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Akibat tidak memiliki penampungan sampah, sungai Cikupa yang berada di Kampung Ciroyom Legok Rt (27/7) Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat dibanjiri oleh sampah. Akibatnya, pencemaran sungai tidak bisa dihindari.

Beruntung, warga yang peduli lingkungan langsung berusaha membersihkan sampah sebelum musim hujan benar-benar tiba. Jika tidak, ditakutkan akibat terjadinya penumpukan sampah akan berakibat pada bencana bajir dan penyakit akibat bau tak sedap.

Ai (32), Salah seorang warga setempat sekaligus tergabung dalam Komunitas Peduli Ciliwung mengatakan, sampah yang menggunung tersebut akibat tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di wilayah tersebut sehingga banyak masyarakat yang membuang sampah di sungai itu.

“Ya, banyaknya sampah disini (sungai Cikupa) karena tidak ada penampungan sampah sehingga masyarakat membuangnya ke sungai, “kata Ai, Jumat (14/9/2018).

Menurutnya, dengan adanya tumpukan sampah di sungai tersebut tentunya sangat menggang kesehatan warga. Terlebih, air sungai yang tercemari itu apabila musim kemarau kerap dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. Misalnya saja, keperluan mencuci dan mandi warga.

“Tentunya hal itu tidak baik untuk kesehatan selain menimbulkan bau busuk juga aliran sungai tercemari sedangkan warga setempat kerap dimanfaatkan untuk keperluan mandi dan mencuci, ” ujarnya.

Sebab itu, warga setempat sudah berupaya melakukan bersih-nersih lokasi dengan menggunakan alat seadanya. Bahkan, warga sudah memberitahukan kepada pemerintah setempat terkait persoalan sampah tersebut.

“Warga yang peduli akan lingkungan sudah berupaya melakukan bersih-bersih. Kami juga sudah menginformasikannya kepada pemerintah, dan pemerintah setempat sudah melakukan pengecekan kelokasi. Kami harap, pemerintah membuang bak penampungan sampah sehingga tidak berceceran lagi, “imbuhnya.

Sementara itu, Camat Cisaat Budianto menuturkan, sebetulnya dirinya sudah memerintahkan Kasi Trantib dan yang lainnya untuk melakukan pengecekan langsung lapangan. Hasilnya, di lokasi memang terdapat tumpukan sampah dari masyarakat yang membuangnya ke sungai irigasi.

“Selain itu, kami juga memerintahkan Kepala Desa (Kades) untuk segera menggerakan masyarakat agar sama-sama membersihkan sampah serta mengusulkan dinas terkait untuk pembuatan TPS dan masalah pengangkutan sampah dari lokasi tersebut,”tutur Budianto.

Tak hanya itu, dirinya mengklaim pemerintah juga tak hentinya melakukan penyuluhan terhadap masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Namun, hingga saat ini kesadaran masyarakat dinilai masih minim. Hal tersebut, terbukti dari masih banyaknya sampah yang berceceran.

“Dalam berbagai kegiatan kami sudah sering melakukan penyuluhan terkait persolan sampah. Kami minta kesadaran warga untuk tidak sembarangan membuang smapah apalagi membuangnya ke sungai,” pungkasnya.

(radar sukabumi/cr16)


loading...

Feeds