Data Pohon-pohon di Kota Sukabumi Bisa Dilihat di Aplikasi KTP

Aplikasi KTP

Aplikasi KTP


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya mendata jumlah pohon sekaligus dengan kondisinya. Kali ini untuk memecahkan persoalan tersebut, DLH menggunakan sistem aplikasi KTP Bandros atau Kartu Tanda Pohon Berbasis Andriod Kota Sukabumi.

“Kita ingin semua pohon ini bisa terdata dan juga masyarakat bisa mengetahui kegunaan pohon yang ditanam,” ujar Kepala Bidang Penataan Taman dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Sukabumi, Sony Hermanto, Kamis (6/9/2018).

Dijelaskan dia, aplikasi KTP Bandros itu untuk mempermudah petugas DLH dalam menginput data pohon serta memudahkan masyarakat mengetahui kondisi pohon dan juga memfasilitasi masyarakat untuk memberikan informasi kepada petugas DLH jika terdapat pohon rusak atau mengkhawatirkan.

“Masyarakat bisa mengadukan terkait kondisi pohon di Kota Sukabumi. Bahkan, bisa memotret pohon yang diadukannya. Nanti operator bisa tepat dan cepat mendatangi pohon yang dikeluhkan sebab dilengkapi GPS track,” ujarnya.

Pohon ber-KTP ini kata Soni ditargetkan di 2018 ini mencapai 500 pohon yang bisa terakses dalam KTP Bandros. Sedangkan untuk 2019 mendatang DLH mentargetkan sebanyak 2500 pohon. ” Kalau sekarang baru 30 itu pun masih uji coba, karena kita juga keterbatasan anggaran,” terangnya.

Sementar itu jumlah pohon yang ada di Kota Sukabumi kata Sony tercatat sekitar 3.000 pohon secara manual. Dengan adanya KTP Bandros tentu akan mempermudah petugas mendata pohon.

“Dari 3000 pohon DLH tidak bisa mendeteksi kondisi semua pohon. Soalnya, Sumber Daya Manusia (SDM) hanya 62 orang, dengan 161 stracking, yang didalamnya meliputi jalur hijau, taman median, aman pulau, vertikal garden, dan lain sebagainya,” aku Sony.

Untuk mengawasi 3000 pohon setiap jam dengan SDM yang ada itu sulit untuk mengupdate. Idealnya dalam upaya pengawasan itu 3 orang di 1 stracking jalan. ” Jadi dengan sistem aplikasi ini akan semakin mudah,” pungkasnya.

(radar sukabumi/bal)

Loading...

loading...

Feeds