Keren! Pemkab Sukabumi Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi

MEMBANGGAKAN: Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Abdul Kodir saat foto bersama dengan penerima penghargaan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia di halaman Gedung Sate Bandung,

MEMBANGGAKAN: Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Abdul Kodir saat foto bersama dengan penerima penghargaan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia di halaman Gedung Sate Bandung,

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia ditingkat provinsi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memborong tiga penghargaan sekaligus.

Penghargaan diserahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate Bandung, belum lama ini.

Penghargaan yang diraih Kabupaten terluas se Jawa- Bali ini yakni Best Effort Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (KPLHD) tahun 2017 peringkat kedelapan, kategori individu atau kelompok masyarakat peduli lingkungan 2018 dan Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Abdul Kodir mengungkapkan, tiga penghargaan yang diraihnya itu menjadi motivasi bagi DLH dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam menjaga lingkungan.

“Penghargaan yang diraih tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga lingkungan Kabupaten Sukabumi. Selain itu, seluruh penghargaan yang didapat ini karena kerjasama seluruh pihak antara masyarakat dan pemerintah,” ungkapnya belum lama ini.

Best Effort Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (KPLHD), masyarakat peduli lingkungan dan SBL ini, lanjut Abdul, merupakan bukti nyata sinergitas antar stakeholder di Kabupaten Sukabumi.

“Untuk kategori masyarakat peduli lingkungan ini diberikan kepada Abah Asep Nugraha, kasepuhan Sinaresmi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok dan Abah E. Suhendrik Wijaya, kasepuhan Cipta Mulya di Desa Sirna Resmi, Kecamatan Cisolok. Sedangkan untuk SBL yakni, SMPN 1 Sukaraja, SMPN 1 Cibadak, SMP IT Sahabat Alam Palabuhanratu dan SD IT Insan Cendikia Palabuhanratu,” sebutnya.

DLH Kabupaten Sukabumi berharap, selain pemerintah, masyarakat, juga dunia usaha bisa ikut membantu serta menjaga pelestarian lingkungan. Karena memang, tanpa kerjasama dan kepedulian semua pihak, pelestarian lingkungan mustahil bisa terwujud.

“Termasuk dunia usaha yang tak kalah penting untuk bekerjasama melestarikan lingkungan di sekitar lokasi usahanya, jangan sampai keberadaannya justru malah merusak,” ungkapnya.

Dengan kuantitas personel yang terbatas, kerjasama berbagai pihak dalam pelestarian lingkungan amat dibutuhkan. Dengan begitu, dirinya mengajak agar seluruh lapisan masyarakat, pemerintah dan pelaku usaha dapat turut menjaganya.

“Jika hanya mengandalkan pemerintah (DLH, red) saja, dibandingkan dengan luas Kabupaten Sukabumi cukup sulit, maka dari itu seluruh stakeholder harus turut serta peduli,” ajaknya.

(radar sukabumi/cr15)


loading...

Feeds