Soal Limbah Terbakar, GSI Klaim Bukan Milik Perusahaan

Tempat Pembuangan Limbah PT GSI Sukabumi Terbakar

Tempat Pembuangan Limbah PT GSI Sukabumi Terbakar

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Manajemen PT Glostar Indonesia (GSI) akhirnya angkat bicara soal tumpukan limbah yang terbakar di Kampung Cilaksana, RT 1/1, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar pada Minggu (15/7) lalu. Perusahaan yang bergerak dalam produksi sepatu ini memastikan, bahwa tempat penampungan limbah sementara itu bukan milik perusahaan.

“Perlu kami sampaikan kepada semua pihak, tempat yang terbakar pada beberapa hari lalu itu bukan milik PT GSI,” tegas Humas PT GSI I Cikembar, Lisa kepada Radar Sukabumi, Rabu (18/7/2018).

Menurut Lisa, selama perusahaan berdiri, pengelolaan limbah menjadi salah satu bidang yang sangat diperhatikan. Artinya, pihaknya menjunjung tinggi peraturan yang ditetapkan pemerintah dalam hal pengelolaan limbah perusahaan.

“Persoalan limbah ini, kami ada penanganannya yang prioritas. Tentunya sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” akunya.

Diakui Lisa, limbah yang dihasilkan perusahaan GSI ini ada yang bersifat B3 dan juga non B3. Untuk limbah B3 sendiri, pihaknya sudah bekerjasama dengan perusahaan yang memiliki lisensi khusus dalam pengelolaannya. Sementara untuk limbah non B3 jenis tertentu, berdasarkan permohonan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, maka pengelolaannya pun oleh BUMDes sesuai dengan perizinan yang dimilikinya.

“Beberapa waktu lalu, untuk limbah non B3 jenis tertentu dikelola oleh BUMDes. Adapun teknis pengelolaannya dari pihak GSI selalu menekankan untuk mengikuti aturan perundangan yang berlaku,” jelasnya.

Meskipun penampungan limbah sementara yang terbakar itu bukan milik perusahaan, namun Lisa menyebutkan pihak GSI turut serta dalam proses pemadaman waktu itu. Sedikitnya satu unit mobil Damkar perusahaan saat itu diterjunkan untuk membantu petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi.

“Karena radiusnya 5 kilometer dari perusahaan, maka kami terjunkan Damkar ke sana untuk membantu proses pemadaman. Sehingga, tak lama api pun berhasil dijinakkan,” tutur Lisa.
Karena hal itu, soal limbah yang terbakar tersebut, Lisa belum bisa memastikan apakah seluruh limbah itu berasal dari GSI atau bukan.

Namun yang jelas dan pasti, penampungan limbah sementara yang terbakar di Kampung Cilaksana, RT 1/1, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar itu bukan milik PT GSI.

“Kami mau cek ke sana untuk memastikannya. Namun yang pasti, tempat penampungan itu bukan milik GSI,” pungkasnya.

(radar sukabumi/ren)


loading...

Feeds