Polres Sukabumi Kota Beberkan Kebohongan Nining

Polres Sukabumi Kota Beberkan Kebohongan Nining

Polres Sukabumi Kota Beberkan Kebohongan Nining

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Misteri tenggelamnya Nining Sunarsih (52) selama 18 bulan di Pantai Citepus Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi kini bakal berakhir.

Polres Sukabumi Kota membeberkan sejumlah kebohongan yang di lakukan keluarga Nining.

Dari hasil penyelidikan yang sudah dilakukan, pihak kepolisian memastikan peristiwa ini tak ada hubungannya dengan hal-hal mistis.

BACA JUGA : Sat Natkoba Polres Sukabumi Bekuk Kurir Sabu di Jembatan Cimaja

Karena dari fakta-fakta yang didapatnya, diketahui ternyata kejadian tersebut hanyalah rekayasa.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, keterangan tenggelamnya Nining merupakan skenario yang dibuat-buat oleh Nining bersama keluarganya sebagai modus untuk menutupi utang piutang yang ditanggungnya.

“Kami sudah memeriksa sembilan orang saksi yang menurut kami itu kunci bahwa Ibu Nining tidak tenggelam. Pertama, dari keterangan adik kandungnya ternyata kejadian tenggelamnya itu memang direncanakan oleh ibu Nining dengan seseorang. Hal ini untuk menutupi hutang piutang ke Bank dan masalah hutang di lingkungannya,” beber Susatyo saat Press Release di halaman Mako Polres Sukabumi Kota, Jumat (6/7/2018).

Dalam melakukan penyelidikan, kami menggali dari berbagai aspek. Mulai dari aspek kemanusiaan dengan cara bagaimana membuat Nining sembuh secara fisik dan psikis.

“Kami berusaha sesuai fakta rasional agar keterangan dari masayarakat kembali normal bahwa tidak ada yang namanya kasus tenggelam 18 bulan bisa kembali lagi,” ungkapnya.

BACA JUGA : Gara-gara Ini Warga Cicurug Sukabumi Kepung PT Indolakto

Selanjutnya, skenario ini juga dilihat dari aspek hukum dengan munculnya kembali Nining.
“Untuk aspek kemanusiaan, sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit bahwa Ibu Nining sudah ditangani oleh dokter jiwa. Secara fisik, sudah mulai membaik namun secara kejiwaan belum bisa diajak komunikasi,” lanjutnya.

Memang sampai saat ini. lanjut Susatyo, Nining masih belum bisa dimintai keterangan. Sesuai dengan keterangan dokter kejiwaan, Nining mengalami depresi berat, masih dalam perawatan spesialis kejiwaan di Ruang Kemuning RSUD R.Syamsudin, SH.

“Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, barang bukti yang diamankan satu baju warna corak kuning kecoklatan, satu kerudung warna corak hijau toska, satu celana warna hitam, dan satu pasang sendal sudah kami amankan,” katanya.

Sementara itu, Wandi (35 tahun), anak pertama Nining mengungkap, jika selama ibunya hilang ia tidak pernah diberitahu. Sebab, saat kejadian hilang itu ia tidak ikut acara rekreasi. Dirinya mengaku hanya mendapat kabar bahwa ibunya hilang terbawa ombak dari pihak RW. Namun ia merasakan ada kejanggalan.

“Dua bulan bibi saya ngomong, kalau ibu saya masih hidup. Tapi waktu saya tanya kalau masih hidup ada dimana, tidak ngasih jawaban. Ya sudah saya tidak berpikir apa-apa lagi,” katanya.

BACA JUGA : Polemik Susu Kental Manis Bikin Warga Sukabumi Resah

Terkait masalah utang piutang ibunya, Wandi mengaku tidak tahu menahu dan ia pun tidak menyangka adanya skenario yang dibuat dibalik peristiwa ini. Saat menjemput ibunya pun ia tidak ikut, sebab sedang berada diluar rumah. Sehingga, ia datang kerumah seseorang yang disebutnya Pak Jejen. Namun di rumah pak Jejen, ia disuruh untuk mengatakan bahwa ibunya ketemu lewat mimpi.

“Saya penasaran dan langsunmg datang ke rumah Pak Jejen Pukul 09.00 WIB. Dia yang memberi kabar kalau ibu ditemukan lewat mimpi. Katanya kalau ada wartawan, bilang saja dari mimpi,” pungkasnya.

(radar sukabumi/cr17/t)


loading...

Feeds

Syahrini

3 Alasan Syahrini Belum Juga Menikah

Penyanyi sensasional Syahrini membeberkan alasan kenapa dirinya belum menikah hingga saat ini. Dia mengaku punya tiga alasan belum menikah meski …
Bahan Plastik Untuk ke Pesta

Bahan Plastik untuk ke Pesta

Jika biasanya kita memakai plastik sebagai penutup tubuh di kala hujan, di tangan seorang desainer asal Surabaya Diana Halim, bahan …