Pelaku Pembuang Bayi di Kebun Singkong Ciambar Masih Buron

 Warga saat menunjukan tempat penemuan bayi perempuan.

Warga saat menunjukan tempat penemuan bayi perempuan.

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Polsek Nagrak hingga kini masih memburu pelaku pembuang bayi yang ditemukan warga di kebun singkong, di Kampung Panagan, RT 5/9, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kamis (21/6/2018) lalu.

Dua saksi telah dimintai keterangan dalam kasus ini. Kanit Reskrim Polsek Nagrak, Bripka Suhayandi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari bidan desa sampai Muspika Ciambar.

“Kami masih lakukan penyelidikan, saat ini sudah ada dua saksi yang dimintai keterangan. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi dengan Muspika setempat,” jelasnya, Minggu (24/6/2018).

BACA JUGA : Tega Banget, Bayi Perempuan di Ciambar Sukabumi Dibuang ke Kebun Singkong

Walaupun demikian, lanjutnya, kesehatan bayi yang ditemukan di kebun singkong milik warga itu menjadi prioritasnya. Bayi perempuan itu kini mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Ciambar.

“Yang pasti kami harus pastikan bayi itu sehat dan selamat saja dulu, proses penyelidikan penyidikan terus berlanjut hingga pelakunya tertangkap,” ujarnya.

Sampai saat ini, dirinya mengaku belum menemukan indikasi identitas pembuang bayi. Karena memang dugaan warga sekitar dan orang luar masih besar kemungkinannya.

“Belum, prosesnya masih penyelidikan. Karena memang belum diketahui, apakah warga sekitar atau orang luar yang sengaja membayang bayi itu di lokasi kejadian,” tutupnya.

Sebelumnya telah diberitakan, petani asal Kampung Panagan RT 5/9, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Beni Yusuf (19) menemukan bayi perempuan penuh dengan tanah, di sebrang kebun singkong miliknya.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), bayi malang itu ditemukan sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu, saksi mendengar tangisan bayi di sekitar kebunnya. Ia pun langsung mencari asal suara itu.

“Setelah saya mencarinya, ternyata ada bayi perempuan di sebrang kebun singkong saya. Sontak saya kaget melihatnya,” ujar Beni Yusuf saat dihubungi Radar Sukabumi.

BACA JUGA : Keren! Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Berstandar Internasional

Saat pertama kali melihat bayi malang itu, kondisinya tengah telungkup dan kotor akibat tanah. Tanpa berfikir panjang setelah itu, Beni mengaku langsung memberitahukan warga sekitar.

“Saya kaget dan langsung memberi tahu warga lain,” pungkasnya.

Terpisah, Kabag Humas Polres Sukabumi, AKP Sunarto menceritakan awal mula penemuan bayi malang itu. Menurutnya, Beni mendengar suara tangisan bayi saat berniat mengecek kebun singkong miliknya.

“Saksi pertama benar adalah Beni, awalnya mendengar tangisan bayi di sebrang kebun singkong miliknya. Setelah ditelurusi asal mula suara itu bersumber, Beni menemukan sosok bayi perempuan dengan posisi telungkup yang telah penuh kotoran tanah,” jelasnya.

Setelah berhasil menemukan bayi perempuan itu, ia dan juga warga sekitar langsung membawanya ke Puskesmas Ciambar untuk mendapatkan penanganan medis.

“Setelah warga sekitar mengetahuinya, bayi malang itu langsung dibawa ke Puskesmas setempat dan selanjutnya juga dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar,” terangnya.

BACA JUGA  : Warga Sukabumi Waspada! Bawang Merah ‘Palsu’ Beredar, Begini Ciri-cirinya

Dari keterangan pihak medis, lanjut Sunarto, bayi perempuan yang diduga sengaja dibuang orang tuanya itu berusia sekitar empat hari. Kini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan Polsek Nagrak.

“Temuan bayi itu sekarang tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian, semua saksi telah dimintai keterangannya,” tukasnya.

(radar sukabumi/cr15/d)


loading...

Feeds

Rivalitas Persib dan Persija

Rivalitas Persib-Persija Sudah Tak Sehat

RIVALITAS antara pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung perlu mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan, pemerintah, serta PSSI. Sebab, rivalitas …