Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark Masuk 10 Besar Wisata Terpopuler di Indonesia

Ilustrasi Ciletuh

Ilustrasi Ciletuh

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Setelah kawasan wisata di Kabupaten Sukabumi ditetapkan sebagai Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG), kali ini popularitasnya semakin melejit hingga masuk 10 besar kategori tujuan wisata baru terpopuler di Indonesia dalam event anugerah pesona Indonesia dari Kementerian Pariwiasata RI.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengaku bangga Ciletuh Geopark ini menjadi kawasan seksi yang diperhitungkan dunia.

Orang nomor satu di Kabupaten terluas se Jawa dan Bali ini juga mengajak kepada masyarakat agar melakukan vote agar menjadi juaranya. Yakni melalui SMS dengan cara mengetik API (spasi) 17C kirim: 99386. Atau via Aplikasi API, dengan cara mendownload aplikasi API melalui Playstore dan App Store, setelah aplikasi API-nya aktif, klik tombol vote lalu pilih kategori tujuan wisata baru terpopuler.

“Vote Geopark Ciletuh ini dibuka sejak 1 Juni sampai 31 Oktober 2018,” kata Marwan, Jumat (1/6/2018).

Ia berharap, masyarakat ikut berkontribusi dalam memajukan pariwisata di Sukabumi. Saat ini, pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah pempersiapkan DED untuk pengembangan kawasan CPUGG.

Hal ini bentuk keseriusan dan konsistensinya dalam mewujudkan kawasan pariwiaata kelas internasional.

“Kita mengajukan untuk penambahan infrastruktur dan fasilitas penunjang kawasan wisata. Sehingga, saat wisatawan berbondong-bondong ke sini, wisatawan merasa nyaman dan mengajak tamu yang lainnya,” bebernya.

Selain pembenahan fasilitas, Sumber Daya Manusia (SDM)-nya juga terus dibina melalui program keroyokan dinas.

“Mind set masyarakatnya harus dirubah dulu melalui pembinaan. Sehingga masyarakat siap menerima para wisatawan mudah-mudahan bisa meningkatkan pendapatan perkapita,” harapnya.

Ia merasa yakin, pada 2019 nanti, lonjakan kunjungan wisatawan terus meningkat. Terlebih jika tol Bocimi selesai dibangun.

(radar suakbumi/ryl)


loading...

Feeds

Libur Lebaran, TPS Liar Mulai Bermunculan di Bekasi

Pemkot Bekasi Tutup 88 TPS Liar

Sejak 2014, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi telah menutup 88 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dari 120 yang tersebar secara …