Semakin Memprihatinkan, Warga pun Terpaksa Urug Jalan Padabeunghar Sukabumi

GOTONG ROYONG: Warga Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, saat bergotong royong mengurug jalan berlubang dengan peralatan seadanya, Kamis (17/5).

GOTONG ROYONG: Warga Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, saat bergotong royong mengurug jalan berlubang dengan peralatan seadanya, Kamis (17/5).

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kondisi jalan provinsi di perlintasan Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, semakin memprihatinkan.

Mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan, warga setempat secara swadaya melakukan kerja bakti menutupi lubangan jalan.

Pantauan Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar) di lapangan, kondisi jalan rusak ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti drainase yang tak berfungsi akibat tersumbat. Sehingga dampaknya, saat hujan deras turun airnya meluap dan menutup seluruh badan jalan.

Lapisan aspal pun tergerus air, jalan pun rusak parah. Seorang warga Kampung Ciembe, Desa Padababeunghar, Arisman (50) mengatakan, untuk menutupi badan jalan yang berlubang, warga Desa Padabeunghar berinsiatif mengurugnya denganmenggunakan pecahan batu ares.

“Banyak yang mengalami kecelakaan di jalan ini, karena jalannya penuh lubang dan berlumpur. Untuk itu, kami tutupi jalan ini menggunakan batu ares,” jelas Arisman, Kamis (17/5/2018).

Menurut Arisman, kondisi jalan rusak yang nampak seperti saluran sungai ini telah lama terbengkalai. Warga bersama para sopir angkutan kota (Angkot) jurusan Panggeleseran – Cieumbe sudah berulang kali melakukan aksi penutupan jalan agar pemerintahsegera memberikan bantuan untuk membangun jalan rusak tersebut.

“Lebih lima kali warga memprotes jalan ini, dengan cara menanami pohon pisan di lokasi kubangan jalan. Tetapi, tidaktahukenapapemerintah belum juga melakukan perbaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Dimas (45), warga Kampung Panyindangan, Desa Padabeunghar mengatakan, perbaikan jalan raya ini dilakukan secara swadaya masyarakat yang peduli dengan ketidak nyamanan atas kondisi jalan rusak.

“Karena tidak diperbaiki, maka warga langsung turun ke jalan untuk melakukan perbaikan,” imbuhnya.
Pihaknya sering melakukan koordinasi terkait kondisi jalan rusak tersebut kepada pemerintah desa dan kecamatan. Namun, hingga kini belum juga ada hasil.

“Jalan ini malah kian parah bahkanseringterjadikecelakaan. Wargasudahmerasalelahuntuk mengadukan persoalan jalan yang rusak itu kepada pemerintah. Karena takut banyak korban kecelakaan, makanya warga langsung bergotong-royong menutupi jalan yang berlubang dengan peralatan seadanya,” pungkasnya.

(radar sukabumi/cr13)


loading...

Feeds

Kegiatan Alfamart Class. (ist)

Alfamart Class Hadir di Sejumlah SMK

DALAM rangka ulang tahun ke-19 Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya gelar pelatihan pemasaran di sejumlah sekolah kejuruan. Kegiatan tersebut serempak …