Dua Pelajar SMK Padjajaran Kena Luka Bacok, Pelajar Akui Kejadian Saat Akan ke Cisaat, Lalu….

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUKABUMI– Sebanyak dua pelajar dari SMK Padjajaran Kota Sukabumi mengalami luka bacok. Hal itu disebabkan oleh aksi penyerangan oleh SMK Tehnika.

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi pembacokan tersebut terjadi saat pelajar SMK Padjajaran Kota Sukabumi hendak pulang usai menghadiri Pensi di sekolah tersebut. Di perbatasan menuju Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, para pelajar tersebut diserang oleh segerombolan pelajar yang sudah menunggu di Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Guru SMK Padjajaran Esih Suarsih mengatakan, dua siswa yang terkena bacok tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Assyifa Kota Sukabumi. Mereka mengalami luka bacok di beberapa bagian anggota badannya.

Baca juga: Dua Pelaku Pembacokan Warga Cisarua Sukabumi Diringkus, Dua Masih Buron

“Dua siswa kami ini sedang ditangani oleh dokter. Pertama bernama Agung Gunawan (17) Kelas XII Jurusan TKR (Teknik Kendaraan Ringan). Agung mengalami luka di bagian luka di jari tangan, sikut, bahu, dan kepala. Ke dua ialah  Helvi (16) Teknik Komputer Jaringan  (TKJ) mengalami luka tusuk di punggung,” ujarnya, Selasa (8/5)

Bahkan kata Esih, dirinya sempat mendengar ada tiga orang yang mengalami luka bacok. Namun setelah dikonfirmasi, kata dia, ada dua yang terkena. “Saya mendapat kabar ada tiga, satu di bawa ke Bunut (RSUD R Syamsudin SH). Namun setelah dicek tidak ada,” ucapnya.

Terkait peristiwa tersebut, kata Esih, pihak sekolah telah melaporkannya ke kepolisian. Hal itu untuk menindaklanjuti aksi penyerangan tersebut. “Sudah kami laporkan ke polisi,” ungkapnya.

Baca juga: Empat Pemuda Jadi Tersangka Pembacokan Pembeli Nasi Goreng di Depok

Pelajar SMK Padjajaran Endang Priatna (16) mengaku aksi tersebut terjadi saat pulang ke arah Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Di perbatasan, Kota dan Kabupaten Sukabumi itu sudah ada siswa SMK Tehnika Kabupaten Sukabumi.

“Jadi waktu itu kondisi sedang macet, tiba-tiba ada siswa SMK Tehnika Cisaat sekitar 40 orang yang menunggu lalu menyerang kami. Beruntung saja waktu itu paling belakang,” terangnya.

Menurutnya, bukan hanya berseragam saja. Ia pun melihat ada yang tidak mengunakan seragam ikut menghajar siswa SMK Padjajaran Kota Sukabumi. “Ada yang gak pakai seragam juga yang turut menyerang. Saya langsung balik kanan,” pungkasnya.

Baca juga: Innalillahi! Pembacokan di Pancoran Mas, Kejadian Terekam CCTV, Ini Videonya

(jar/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds