Waspada! Begal di Kota Sukabumi Kembali Beraksi, Driver Ojol Jadi Korban

Ilustrasi

Ilustrasi

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kepolisian Sektor Cikole Kota Sukabumi, membentuk tim khusus untuk memburu pelaku pembegalan yang terjadi di Kampung Babakanjampang Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.

Saat ini, pihaknya tengah memintai beberapa keterangan saksi dan olah TKP untuk menelusuri jejak para pelaku begal tersebut.

“Pelaku saat ini masi dalam pengejaran. Masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati bila melihat sesuatu mencurigakan, terlebih jika melewati jalan yang gelap dan rawan kejahatan,” ujar Kapolsek Cikole, Kompol Musimin.

Sementara itu sebelumnya, salah seorang warga Warga Cijangkar, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, Fiqri Firdaus (23) nyaris korban kawanan begal motor. Kendaraaan yang ditumnpanginya hampir menjadi sasaran saat berada di Kampung Babakanjampang, Kecamatan Cikole, Minggu, (15/4/2018) malam.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung saat Fiqri yang bekerja sebagai driver Ojek Online (Ojol) menggunakan motor dengan nomor polisi motor A 6892 XX mengantarkan penumpang dari pusat Kota Jalan Gudang menuju arah Babakanjampang. Sepanjang perjalanan ada dua motor yang terus mengikutinya.
“Kejadianya diwilayah Babakanjampang arah menuju wilayah subang tangkil Kecamatan Cikole. Korban mengantarkan penumpang dari arah Jalan Gudang menuju
Babakanjampang diikuti oleh dua motor, motor fi xen warna hitam,” kata rekan korban Agus Solehudin, 38 kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar) di RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi, Senin (16/4/2018).

Lanjut Agus, saat penumpang turun kedua motor menyerang korban. Memukul bagian belakang tubuh korban hingga terjatuh dan berusaha mengambil kunci motor. Korban pun diancam pelaku untuk menyerahkan kunci kotornya.

Namun, berusaha berontak sehingga korban mengalami besetan benda tajam dibagian pelipis mata sebelah kiri.

“Saat itu, teman saya satu motor sendiri sementara pelaku berdua dan menggunakan penutup wajah sehingga tidak dikenali. Ya, korban dipukul dari belakang lalu terjatuh namun masih mempertahankan kunci kotor. Tetapi, pelaku mengancam hingga menyabetkan benda tajam dibagian pelepis mata,” paparnya.

Ditambahkan Agus, ketika terjatuh dan mempertahankan motornya tidak lama teman korban yang kebetulan melewat ke daerah tersebut menghampiri. Lalu ketiga pelakupun kabur. Korban langsung dibawa ke RSUD Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan medis.

“ Ya, pelaku kabur pas ada temen yang menolong korban,” akunya.

Semementara itu, teman korban lainnya, Teguh Hartanto (28) menerangkan, dengan adanya kejadian tersebut tentunya membuat masyarakat menjadi resah. Tak hanya bagi driver ojek online saja, tetapi sebagai pengendara harus lebih berhati-hati. Pasalnya, kawanan begal tidak pernah memandang siapa yang menjadi sasaran korban.

“Dengan adanya ke jadian ini kami berharap aparat kemanan lebih ketat lagi dalam pengawasan apalagi ke daerah sepi,” terangnya.

(radar sukabumi/cr16/t)


loading...

Feeds