Dua Kampung di Warungkiara Sukabumi Porak Poranda Disapu Angin Kencang

Ilustrasi angin kencang

Ilustrasi angin kencang

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – 29 Kepala Keluarga (KK) di dua kampung Desa Darmaraja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabmi terpaksa harus mengungsi untuk sementara.

Pasalnya, rumah yang ditempatinya itu rusak akibat disapu angin kencang, belum lama ini.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), dua kampung yang porak poranda itu ialah Kampung Sampora dan Kampung Cibanteng. Sebelum porak poranda, angin kencang dan hujan deras mengguyur wilayah ini.

Akibat bencana yang melanda itu, puluhan pohon tumbang dan pemukiman warga mengalami rusak ringan hingga sedang. Sedikitnya, 80 jiwa terdampak akibat bencana ini. Mereka terpaksa harus mengungsi untuk sementara di Masjid Jami Nurul Falah yang tidak jauh dari lokasi bencana.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman mengungkapkan, puluhan rumah milik warga mengalami rusak ringan hingga sedang. Kendati demikian, bencana tersebut tidak sampai memakan korban jiwa.

“Sejak kejadian, kami langsung turun ke lapangan untuk mengidentifikasi dampak bencana. Beberapa pohon yang tumbang sudah dipotong dan warga yang tidak bisa menempati rumahnya sementara ini diungsikan,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, Minggu (15/4/2018).

BPBD Kabupaten Sukabumi pun telah memberikan bantuan berupa bahan material, tempat tidur dan selimut. Karena, pasca bencana tersebut kebanyakan beberapa fasilitas milik warga rusak.

“Kami sudah serahkan matras untuk tidur para pengungsi, adapun bahan material seperti genting dan yang lainnya diperuntukan perbaikan rumah warga yang mengalami rusak ringan,” ungkapnya.

Selain itu, untuk kebutuhan pokok para warga yang terdampak, masih kata Eka, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.

“Seluruh unsur kami libatkan dalam penanganan bencana ini, besok (hari ini,red) kami bakal kembali kelokasi bencana,” tutupnya.

Berdasarkan laporan, terdapat 64 rumah penduduk mengalami rusak sedang maupun ringan ditiga ke-RT-an, yakni RT 1, 2 dan RT 3 Kampung Sampora Desa Damaraja Kecamatan Warungkiara.

Sementara itu, Kades Damaraja, Iwan Kurnia menambahkan, meskipun puluhan warganya mengungsi, namun beruntung tidak sampai memakan korban jiwa. Ia pun mengaku saat kejadian, langsung berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Warungkiara dan BPBD Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja. Dari BPBD juga sudah turun ke lokasi,” singkatnya.

(radar sukabumi/cr15)


loading...

Feeds