Longsor, Sembilan KK di Pasirjambu Kabupaten Sukabumi Mengungsi

PASCA LONGSOR: Petugas BPBD Kabupaten Sukabumi menyiapkan tenda untuk pengungsian bagi sembilan KK di Kampung  Pasirjambu, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara.

PASCA LONGSOR: Petugas BPBD Kabupaten Sukabumi menyiapkan tenda untuk pengungsian bagi sembilan KK di Kampung Pasirjambu, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Sembilan dari 50 Kepala Keluarga (KK) korban bencana longsor di Kampung Pasirjambu, RT 8/1, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Suabumi akhirnya mengungsi.

Selain rumahnya sudah tak layak dihuni, hujan yang masih mengguyur juga menjadi ancaman warga. Terlebih, rumah-rumah warga berada di lahan miring dan labil.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabimi, Eka menyebutkan, sembilan warga itu sudah dihimbau untuk mengungsi.

Pihaknya juga sudah menyiapkan tenda pengungsian berikut kebutuhan dasar sebagai bantuan sementara. Kesembilan KK tersebut yakni, Ma’mun, Agus, Habib, Ahmad Yunus, Suryana, Wawan, Ahmad Sidik, Uun dan Saepul Alam.

“Yang rusak berat ada empat rumah. Yaitu milik Pak Habib, Suryana, Wawan dan Pak Saepul Alam. Bagi yang mengungsi kita sudah siapkan tenda di tempat aman, berikut dengan kebutuhannya. Data sementara, 9 KK itu terdapat 39 jiwa,” jelas Eka kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Senin (29/1/2018).

Eka juga menyebutkan, bencana longsor juga terjadi di Kampung Tipar, Desa Gunungtanjung, Kecamatan Cisolok hingga menutup sebagian badan jalan.

“Ada 250 KK di Kedusunan Tipar itu, tapi jalannya masih bisa dilalui kendaraan roda dua. Cuman harus ekstra hatihati,” sebutnya.

Di tempat terpisah, longsor juga terjadi di Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan. Akibatnya, jalan yang menghubungkan Kampung Ciangkrek menuju ke SDN Pasirjambu, Desa Mekarasih terhalang.

“Ada kendaraan berikut orangnya jatuh saat menyeberang mau pulang,” kata warga Desa Mekarasih, Dodo.

Akibatnya, warga tersebut mengalami luka tingan di bagian kepala dan tangannya. Lantaran jalan tersebut merupakan jalan utama penghubung antara Kampung Ciangkrek menuju Balai Desa Mekarasih, p warga pun bergotong royong mengevakuasi material.

“Alhamdulillah, sekarang sudah bisa dilalui. Karena kalau tidak segera dievakuasi, banyak warga terutama pelajar SDN Satap 5 Simpenan dan SDN Pasirjambu yang melintas ke jalan sana,” bebernya.

(radar sukabumi/ryl)

loading...

Feeds

Formasi

Pengurus Formasi Resmi Dikukuhkan

PENGURUS Forum Media Industri Bekasi (Formasi) resmi dikukuhkan di Hotel PrimeBiz, Cikarang Selatan, Selasa (13/11/2018). Pengukuhan itu dihadiri praktisi Human …