Kehadiran Pegawai Kejari Kabupaten Sukabumi Dipantau

PNS (Ilustrasi)./Foto: Istimewa

PNS (Ilustrasi)./Foto: Istimewa

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABMI – Saat ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk meningkatkan kinerja.

Tak terkecuali dengan ASN yang ada di gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi.

Untuk menjawab tuntutan itu, lembaga penegakan hukum di Jalan Raya Karangtengah, Kecamatan Cibadak ini memberlakukan absensi pegawainya dengan sistem elektronik. Agendanya, absensi dengan sistem sidik jari (finger print) ini mulai berlaku Senin (22/1/2018).

Kasubagmin Kejari Kabupaten Sukabumi, Brian Kukuh M mengatakan, dengan adanya mesin sidik jari digital ini nantinya tingkat kehadiran semua pegawai bakal tercatat jelas.

Menurutnya, tingkat absensi ini akan berpengaruh terhadap tunjangan kinerja pegawai.

“Sebetulnya dari dulu sudah ada, tapi alatnya rusak. Namun mulai pekan depan, absensi elektronik ini kembali diaktifkan untuk memantau kedatangan dan kepulangan para pegawai,” kata mantan Jaksa Fungsional Kejari Bekasi.

Dijelaskan Brian, sejauh ini tingkat kehadiran pegawai di lembaganya terbilang tinggi. Dengan adanya absensi elektronik ini dia berharap ke depannya tingkat disipilin pegawai lebih meningkat lagi.

“Total pegawai yang wajib absensi elektronik ini 43 orang. Jadi dengan alat ini nggak bisa absen fiktif. Perlu diketahui, absen ini berbanding lurus dengan tunjangan kinerja nantinya,” ingatnya.

Jaksa Fungsional, Wardianto mengapresiasi dengan penerapan absensi elektronik ini. Menurutnya, melalui terobosan ini akan lebih memacu ia dan juga pegawai lainnya supaya lebih disiplin lagi.

“Nggak masalah, justru lebih profesional. Semuanya jadi terpantau secara jelas,” tandasnya.

(radar sukabumi/ren)


loading...

Feeds

Syahrini

3 Alasan Syahrini Belum Juga Menikah

Penyanyi sensasional Syahrini membeberkan alasan kenapa dirinya belum menikah hingga saat ini. Dia mengaku punya tiga alasan belum menikah meski …