Pencemar Lingkungan di Lebaklarang Sukabumi Segera di Adili

Ilustrasi.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – LH (42), tersangka pencemaran lingkungan menggunakan merkuri di Kampung Lebaklarang, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi segera diadili setelah tim penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melimpahkan kasus pencemaran lingkungan menggunakan merkuri (air raksa) ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/1/2018).


Dalam tahap dua itu, tim penyidik menyerahkan terdakwa LH (42) dan barang bukti berupa 99 kilogram merkuri berikut peralatan pengolahan.

Dalam kasus ini, LH dijerat Undang-Undang 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun kurungan penjara.

Diketahui, LH memakai merkuri, salah satu bahan beracun dan berbahaya (B3) ini tanpa izin dan mencemari lingkungan di Kampung Lebaklarang, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Sukabumi. Terungkapnya kasus ini pada Mei 2017 lalu.


Kepala Seksi Pidum Kejari Kabupaten Sukabumi, Yeriza Adhytia menyebutkan berkas kasus pencemaran lingkungan ini segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Cibadak.

Menyangkut jadwal sidang, nantinya akan menunggu penetapan waktu dari pengadilan.

“Untuk terdakwanya, kami langsung dititipkan di Lapas/Rutan di Lapas/ Rutan Warungkiara kelas II B,” ungkap Yeri didampingi Ketua JPU kasus, Brian Kukuh M.

(radar sukbumi/cr15/d)