Kesadaran Membayar Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Sukabumi Masih Rendah

 OPERASI: Ratusan kendaraan terjaring operasi tertib administrasi surat-surat kendaraan yang dilakukan petugas gabungan.

OPERASI: Ratusan kendaraan terjaring operasi tertib administrasi surat-surat kendaraan yang dilakukan petugas gabungan.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kesadaran masyarakat Kabupaten Sukabumi dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih rendah.

Hal itu terbukti, dari data jumlah Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) di Kabupaten Sukabumi yang mencapai ratusan ribu kendaraan.

Kepala Kantor Cabang Pelayanan Pajak Daerah (CPPD) wilayah Kabupaten Sukabumi I Cibadak, Kusno Suryanto menjelaskan, untuk menekan angka pemabayar PKB, pihaknya melakukan operasi tertib administrasi surat-surat kendaraan. Pelaksanaannya terdiri dari unsur kepolisian, Dinas Perhubungan, Detasemen Polisi Militer (Denpom) dan Jasa Raharja.

“Targetnya semua kendaraan, dari mulai roda dua, roda empat, angkutan umum dan mobil besar,” jelasnya kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Selasa (15/08/2017).

Setiap tiga bulan, pihaknya bakal terus menggenjot pendapatan daerah dari pajak kendaraan dengan operasi dan inovasinya. sedangakan, utuk operasi gabungan bakal terus digelar selama sembilan hari.

“Dari jumlah total kendaran yang ada di Kabupaten Sukabumi, hampir 30 persen belum melakukan daftar ulang,” sambungnya .

Menurut Kusno, kesadaran masyarakat melakukan pembayaran pajak masih tergolong minim. Supaya pendapatan tetap maksimal, berbagai upaya pun terus dilakukan seperti, Samsat keliling, Samsat Gendong, Samsat Night dan lainnya.

“Kami berusaha untuk memudahkan masyarakat untuk membayar pajak, kesadaran warga masih belum menggembirakan,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana menambahkan, dalam operasi yang dilakukan dengan petugas gabungan pihaknya menyisir kelengkapan dokumen angkutan umum dan menyisir kendaraan pengangkut yang beroprasi disiang hari.

“Petugas kami ikut menertibkan dukumen angkutan umum serta kelaikan jalannya, selain itu untuk kendaraan besar pengangkut barang yang melanggar ketentuan jam operasional juga kami tindak,” singkatnya

(radar sukabumi/Cr15/t)

Loading...

loading...

Feeds