BNNK Sukabumi, Rehabilitasi Puluhan Pecandu Narkoba

KETERANGAN: Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Yus Danial saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.

KETERANGAN: Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Yus Danial saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Puluhan pecandu narkoba di Kabupaten Sukabumi tengah menjalani proses rehabilitasi.

Dari data yang tercatat di Badan Narkotika Nasional Kabupatem (BNNK) Sukabumi, terhitung dari awal Januari 2017 hingga Juni 2017 terdapat 31 pecandu narkoba yang sedang menjalani rehabilitasi.

Hal ini, sengaja dilakukan BNNK Sukabumi untuk sebuah tindakan represif yang dilakukan bagi pecandu narkoba untuk memulihkan atau mengembangkan kemampuan fisik, mental, dan sosial.

Selain untuk memulihkan, rehabilitasi juga, berguna sebagai pengobatan bagi para pecandu narkoba, agar para pecandu dapat sembuh dari kecanduannya terhadap narkotika.

“Dari 31 pecandu narkoba, yang dilakukan rehabilitasi, terdapat 10 orang pecandu yang kami rehab melalui tim assesment terpadu,” jelas Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Yus Danial kepada Radar Sukabumi.

Lebih lanjut Yus Danial menjelaskan, dari 31 pecandu narkoba, BNNK Sukabumi telah berhasil mengungkap sebanyak tujuh jaringan yang kerap melakukan peredaran dan penyelundupan narkotika.

“Dari puluhan pecandu narkoba ini, mayoriyas mereka dari kalangan laki-laki. Sementara, untuk  perempuannya hanya ada satu orang. Mereka kami rehab karena telah mengonsumsi obat terlarang jenis ganja dan sabu-sabu,” paparnya.

Proses rehabilitasi narkoba sambung Yus Danial, rata-rata memakan waktu tiga hingga enam bulan. Proses rehabilitasi ini tergantung pada kondisi masing-masing pecandu narkoba.

“Hasil rehab masih dalam proses. Karena proses rehabilitasi itu, biasanya memakan waktu selama tiga bulan di daerah remegan rehabilitasi kompeten masyarakat yang ada di Sukabumi,” bebernya.

Selama ini, para pecandu narkoba di Sukabumi kebanyakan mengonsumsi dua jenis narkoba yakni ganja dan sabu-sabu. Hal ini berdasarkan hasil operasi petugas BNNK di sejumlah tempat di Sukabumi.

“Untuk itu, kami terus menggencarkan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sebagai salah satu deteksi dini agar masyarakat dapat terhindar dari pengaruh bahayanya narkoba,” imbuhnya.

Dari seluruh kasus narkoba yang sudah di tangani BNNK Sukabumi, wilayah Sukabumi Utara merupakan salah satu daerah yang rentan terhadap peredaran narkoba.

“Sepanjang 2017 ini, kebanyakan pelaku kami tangkap dari daerah Cibadak, Cicurug, Parungkuda dan wilayah Sukabumi Utara lainnya. Meski demikian, BNNK Sukabumi juga  melakukan penyisiran di bagian wilayah Sukabumi Selatan terutama di bagian pantai selatan. Untuk itu, saat ini kami tengah melakukan berbagai upaya deteksi dini dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap peredaran dan penyelundupan narkoba di Sukabumi,” pungkasnya.

(cr13)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds