Pemkab Sukabumi Belum Pastikan Pemekaran Kabupaten Jampang Terwujud

HADIRI : Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono bersama mayarakat saat menghadiri pengukuhan Forkonas CDOB di selenggarkan di Gedung Nusantara, No. 5, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Jakarta, Jumat  (2/6/2017).

HADIRI : Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono bersama mayarakat saat menghadiri pengukuhan Forkonas CDOB di selenggarkan di Gedung Nusantara, No. 5, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Jakarta, Jumat (2/6/2017).


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pemkab Sukabumi akhirnya angkat bicara terkait rencana pemekaran Kabupaten Sukabumi.

Pemda belum berani memastikan kapan Dareah Otonom Baru Kabupaten Sukabumi Utara (DOB-KSU) maupun CDOB Kaupaten Jampang bisa terwujud lantaran masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) yang baru.

Meskipun, sudah ada pihak yang memastikan DOB KSU tahun ini terwujud dan juga CDOB Kabupaten Jampang.

“Kita masih menunggu PP baru yang mempedomani penataan daerah sesuai dengan UU. Kami belum bisa memastikan, semoga saja demikian,” ujar Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono saat dihubungi Radar Sukabumi, Jumat (9/6/2017).

Menurut Adjo, usulan pemekaran Kabupaten Sukabumi itu dulu berdasarkan PP nomor 78 tahun 2007, pelaksanaan dari UU nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Saat ini, supaya bisa mewujudkan KSU, perlu PP baru.

“Draf PP baru, itu katanya sudah di meja Presiden, tapi sudah lama. Nah kita tinggal menunggu itu,” terangnya.

Jika PP itu sudah terbit lanjut Adjo, Pemkab Sukabumi akan segera mempelajari aturannya. Pasalnya, usulan pemekaran yang disampaikan kepada Pemerintah Pusat harus sesuai dengan amanat PP baru itu.

Loading...

loading...

Feeds