Permen Dot ‘Narkoba’ di Wilayah Sukabumi Masih Nihil

Ilustrasi

Ilustrasi


“Sejauh ini belum ada laporan, baik dari masyarakat maupun pimpinan,” terangnya.

Jajang menilai, dari informasi yang berkembang Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) belum memberikan keterangan pasti baik dari sisi kandungan, maupun jenis narkoba yang digunakan.

“Jadi, jika belum jelas jangan asal nuduh karena belum ada hasil lab dan keterangan dari BBPOM seperti kandungannya belum jelas. Kan kita juga belum tahu,” bebernya.

Jika memang benar ada unsur narkoba di permen karet tersebut, Jajang justru sangat heran. Sebab, narkoba bisa disebut barang mahal tapi dimasukkan ke makanan yang harganya murah.

“Narkoba itu mahal, masa dimasukkan ke makanan yang harganya Rp1.000,” tukasnya.

(cr10/cr5/t)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds