Ternyata, Pembangunan GOR Palabuhanratu Sukabumi Rugikan Negara

GRAFISl YUZHAR/RADARSUKABUMI
Anggaran pembangunan gor Palabuhanratu Sukabumi

GRAFISl YUZHAR/RADARSUKABUMI Anggaran pembangunan gor Palabuhanratu Sukabumi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Fakta menarik mulai mengemuka pasca insiden ambruknya atap dinding penutup bagian atas Gedung Olahraga (GOR) Palabuhanratu.

Lembaga Kajian Kebijakan dan Transparansi Anggaran Sukabumi (LK2TAS) mengungkapkan, pada proses pembangunan tahap II, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kerugian negara yang cukup fantastis.

Ironisnya, kendati diinstruksikan harus disetorkan ke kas daerah, sampai saat ini masih belum juga dilaksanakan. Kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu Group), Ketua Divisi Informasi dan Publikasi LK2TAS, Bakti Danurhadi mengatakan, hasil audit BPK tahun anggaran 2015, pada pelaksanaan pembangunan GOR Palabuhanratu tahap II ditemukan kerugian negara sebesar Rp1.055.167.050.

“Angka tersebut terdiri dari dana jaminan yang tidak dicairkan sebesar Rp674.691.500 dan adanya kelebihan pembayaran sebesar Rp380.475.550,” ujar Bakti Danurhadi saat ditemui di sekretariatnya, Minggu (12/2/2017).

Menurut Bakti, jaminan yang tidak dicairkan itu lantaran pihak dinas melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak kerja dengan PT PMJ, selaku pelaksana pekerjaan tahap II pada akhir 2015 lalu.

Selain alasannya karena habis masa kontrak, juga dalam pelaksanaan pekerjaan mengalami beberapa permasalahan atau kendala.

loading...

Feeds