Waduh Tak Terima Dipukul, Warga Rusak Pos TNI AU di Sukabumi Hingga Jadi Begini

Pelaku pengeroyokan (ilustrasi)

Pelaku pengeroyokan (ilustrasi)

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Tidak terima dipukul oleh anggota TNI Aangkatan Udara (AU) Ujung Genteng, warga Kampung Kelapa Condong Kecamatan Ujung Genteng rusak pos jaga TNI AU Sabtu (11/2/2017) sore. Pengrusakan bermula saat seorang warga bernama Opik tidak sengaja mencipratkan air genangan hujan ke tubuh Pratu Oky, anggota TNI AU yang sedang berjaga di pos.

Cipratan tersebut diketahui tidak sengaja, sebab sedang musim hujan. Namun, diduga tidak terima Pratu Oky langsung marah dan memukuli Opik yang tengah lewat dengan sepeda motor. Pemukulan tersebut hingga menyebabkan Opik menderita luka dibagian muka dan kaki dan langsung dilarikan ke RS Jampangkulon.

“Karena warga tidak terima ada warganya yang dipukuli itu memicu adanya pengerusakan pos jaga TNI AU Ujung Genteng,” jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus.

Akibat hal tersebut, dua bangunan pos jaga TNI AU habis diamuk warga. Bukan hanya itu, karena kesal warga spontan mengeroyok Pratu Oky di depan pos. Hingga menyebabkan Pratu Oky terjatuh dan diamankan oleh rekan TNI AU.

Guna meredam amarah yang terjadi, hari ini Minggu (12/2/2017) dilakukan proses mediasi yang dihadiri oleh jajaran polisi, jajaran TNI AU, Danramil, Kepala Desa dan Camat Ujung Genteng, Ketua Nelayan Ujung Genteng serta BPD Ujung Genteng.

“Hasil kesepakatannya yakni pihak warga yang melakukan pengerusakan akan diproses hukum dan POM AU akan memproses secara hukum anggota TNI AU yang melakukan pemukulan tersebut,” terangnya.

loading...

Feeds