Dishub Kota Sukabumi Tunggak Bayar PJU, Pusat Kota Terancam ‘Poek’

PENERANGAN: Suasana Jalan A Yani Kota Sukabumi Senin sore (6/2/2017)

PENERANGAN: Suasana Jalan A Yani Kota Sukabumi Senin sore (6/2/2017)

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kondisi jalanan Kota Sukabumi nampaknya terancam gelap gulita.

Pasalnya, hingga saat ini Pemkot Kota Sukabumi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi belum membayar tunggakan tagihan listrik penerangan jalan umum (PJU) ke PLN.

“Memang kami sudah mendapat surat tagihan dari PLN. Jika tidak dibayarkan maka aliran listrik akan diputus,” ujar Kepala Bidang Teknik Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Imran Wardhani, Senin (6/2/2017).

Namun Imran mengklaim, sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN agar bisa memberikan kebijakan batas waktu pembayaran. Sementara, PLN sudah memberikan batas waktu pembayaran tagihan sampai akhir Februari nanti.

“Ya, permasalahannya anggaran untuk pembayaran itu belum bisa dicairkan. Sementara Dishub sudah mengajukan percepatan pencairan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),” ungkapnya.

Pembayaran tagihan listrik PJU rata-rata per bulannya mencapai Rp400 juta dengan jumlah sebanyak 4.100 unit PJU yang tersebar di tujuh kecamatan. Jadi jika dihitung setiap titik PJU itu, pembayaran tagihan listriknya sekitar Rp100 ribu.

loading...

Feeds