DPRD Kota Sukabumi Desak Pemkot Putuskan Hak Pengelola Parkir RSUD R Syamsudin SH

FOTO: DASEP/RADARSUKABUMI
DIDESAK: Lahan Parkir RSUD Syamsudin SH yang menjadi sengketa, dan hingga saat ini pemkot masih belum mengambil keputusan.

FOTO: DASEP/RADARSUKABUMI DIDESAK: Lahan Parkir RSUD Syamsudin SH yang menjadi sengketa, dan hingga saat ini pemkot masih belum mengambil keputusan.

Masih kata Faisal, saat melakukan proses mediasi yang dilakukan oleh Pemkot Sukabumi serta atas dasar kajian terhadap berkas-berkas dari kedua belah pihak yang sudah diberikan tersebut.

Menurutnya, kedua belah pihak tidak dapat menyelesaikan konflik. Pihaknya menyarankan pengelolaan parkiran itu dikelola oleh Pemkot Sukabumi.

“Kalau memungkinkan, ambil alih oleh pemerintah saja pengelolananya. Tapi itu juga, jika keduanya masih tidak bisa berdamai. Artinya, keduanya masih merasa yang paling benar. Kalau begitu, saya lebih menyarankan untuk diambil alih,” tergasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Lembaga Kajian Kebijakan Publik (LK2P) Sukabumi, Isep Agustina mengatakan, ketidakjelasan mengenai legalitas atas pengelolaan parkiran tersebut dapat berpotensi terjadinya dugaan pungutan liar (pungli).

Semua itu, menurutnya, akibat tidak jelasnya pengelolaan parkiran di rumah sakit yang terkenal dengan sebutan Bunut tersebut.

Pihaknya juga menyayangkan lambannya penanganan sengketa hak pengelolaan parkir RS Bunut.

“Kalau masih dibiarkan atau masih belum diputuskan sengketa oleh pemerintah. Pengelola yang saat ini, itu bisa terjerat pungli. Siapa yang bertanggung jawab jika itu terjadi. Kasihan kan, jika dijerat dalam pengelolaan¬† parkir itu,” ungkapnya.

Loading...

loading...

Feeds