Nasib Petani Sukabumi Harus Diperhatikan

Ilustrasi Petani

Ilustrasi Petani

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Potret para petani saat ini tampaknya cukup memprihatinkan. Petani sejatinya harus tampil sebagai penikmat pembangunan, bukan terus menerus menjadi korban pembangunan.

Dengan lahirnya UU Nomor 19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, pada hakikatnya merupakan jawaban nyata pemerintah atas keseriusannya dalam upaya mensejahterakan petani.

“Maka dari itu, kita harus berjuang keras agar petani ini menjadi subjek bukan sekadar objek dalam melakoni pembangunan,” tandas Tokoh Petani Nasional, Maman Suparman, Jumat (3/2/2017).

Namun tentu saja, semua elemen masyarakat harus memahami tentang perbedaan pembangunan pertanian dengan pembangunan petani.

Dua hal tersebut jelas berbeda artinya, mengacu pada urusan dan kewenangan pemerintahan, pembangunan pertanian merupakan tugas dan fungsi Kementerian Pertanian.

Sedangkan pembangunan petani adalah tugas dan fungsi seluruh kementerian atau lembaga, dunia usaha, perguruan tinggi atau akademisi dan komunitas yang memiliki kaitan dengan upaya mensejahterakan petani.

loading...

Feeds