Terkait Sengketa Tanah Pasar Pelita Sukabumi, GP4 Minta Klarifikasi BPN

FOTO: DASEP/RADARSUKABUMI
AUDIENSI: Perwakilan GP4 beraudiensi dengan pihak BPN di Jalan Siliwangi, Kamis (2/2/2017).

FOTO: DASEP/RADARSUKABUMI AUDIENSI: Perwakilan GP4 beraudiensi dengan pihak BPN di Jalan Siliwangi, Kamis (2/2/2017).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Gerakan Pengawal Pembangunan Pasar Pelita (GP4) Sukabumi, mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Sukabumi untuk meminta penjelasan mengenai status tanah Pasar Pelita Kota Sukabumi.

Sebab, persoalan tanah yang luasnya kurang lebih 13.724 meter persegi ini masih dalam sengketa antara Pemkot Sukabumi dengan pewaris tanah, Kakay.

Kedatangannya itu meminta klarifikasi untuk memastikan pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi tetap bisa berjalan lancar serta tidak adanya persoalan baru dalam proses pembangunannya nanti.

“Kedatangan kami ke sini (Kantor BPN, red) ingin mendapatkan informasi terkait status tanah Pasar Pelita. Karena, tanah itu masih dalam sengketa, kaitannya dengan tanah hak prioritas atas nama Kakay Muhidin sebagai ahli waris orang tuanya,” ungkap Ketua Presidium GP4, Hamdan Sanjaya kepada Radar Sukabumi usai beraudiensi di Kantor BPN Kota Sukabumi, Jalan Siliwangi, Kamis (2/2/2017).

loading...

Feeds