Kisah Pilu Bocah Penderita Rapuh Tulang di Sukabumi

MENGISI WAKTU: Asep Awaludin ditemani rekannya saat bermain catur. RENDI/RADAR SUKABUMI

MENGISI WAKTU: Asep Awaludin ditemani rekannya saat bermain catur. RENDI/RADAR SUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Orang tua mana yang tak sedih melihat anaknya hidup dalam kelumpuhan. Berbagai usaha pasti dilakukan demi kesembuhan si buah hati.

Seperti yang dilakukan Subandi (41), warga Kampung Cigadog RT 03/04 Desa Sukasirna Kecamatan Cibadak, yang terpaksa mengkredit kursi roda lantaran terbentur masalah keuangan.

Laporan: Rendi Rustandi, Cibadak-SUKABUMI

Hanya dua tahun, Asep Awaludin bisa menikmati masa kanak-kanak. Bermain, bercanda ria bersama teman sebayanya.

Ia tak menyangka, nasibnya terus bergantung kepada kedua orang tuanya, setelah dokter yang memeriksanya memvonis Asep mengidap rapuh tulang.

Setiap hari, ia hanya bisa duduk tidak seperti teman sebayanya yang lain. Kendati begitu, jika hendak pergi ke kamar mandi, dengan tenaga seadanya ia merangkak tanpa harus merepotkan orang tuanya.

Saat mendatangi kediamannya, Asep nampak tengah asyik bermain catur bersama adiknya. Di sela-sela bermain catur itu, Asep sempat melontarkan cita-citanya yang terganjal dengan segala keterbatasan.

loading...

Feeds