Jembatan Darurat Penghubung Dua Kecamatan di Sukabumi Segera Dibangun

FOTO:RENDI/RADARSUKABUMI
MENINJAU : Sekda Kabupaten Sukabumi di dampingi tim teknis dari dinas terkait dan Muspika saat meninjau lokasi Jembatan Ciambar yang ambruk pada Selasa (24/1/2017) petang lalu.

FOTO:RENDI/RADARSUKABUMI MENINJAU : Sekda Kabupaten Sukabumi di dampingi tim teknis dari dinas terkait dan Muspika saat meninjau lokasi Jembatan Ciambar yang ambruk pada Selasa (24/1/2017) petang lalu.

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pasca amblasnya Jembatan Ciambar pada Selasa (24/1/2017) petang lalu, Rabu  (25/1/2017), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri langsung mendatangi lokasi.

Untuk melancarkan kembali aktivitas masyarakat yang terganggu akibat terputusnya akses transportasi utama dua kecamatan yakni Desa Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda, dengan Desa Cibunarjaya Kecamatan Ciambar, untuk sementara akan dibangun jembatan darurat.

Kepada Radar Sukabumi, Iyos Somantri mengatakan, jembatan yang amblas tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat. Baik itu pelajar, buruh, masyarakat maupun kegiatan perusahaan. Sehingga, sangat perlu segera diperbaiki.

“Kalau untuk bangunan permanen, mungkin nanti. Sekarang, supaya aktivitas masyarakat bisa berjalan, maka dalam waktu dekat akan segera dibangun jembatan darurat,” ujar Iyos.

Dikatakan Iyos, jembatan yang amblas itu statusnya merupakan milik Pemkab Sukabumi. Sedangkan untuk menghitung kerugian dan kebutuhan untuk membangun jembatan darurat tersebut, tim dari dinas teknis seperti

Dinas Bina Marga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi dan dua muspika saat ini sedang menghitungnya.

Sehingga, anggaran untuk pembangunannya akan dialokasikan dari APBD II. “Hasil perhitungan tim teknis tadi (Rabu, 25/1/2017), anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan darurat ini sebesar Rp322 juta,” terangnya.

loading...

Feeds