Pengamat Pendidikan Sukabumi: Pendidikan Karakter Harus Setiap Hari

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Adanya wacana Kemendikbud yang akan menerapkan dan mengalokasikan sehari penuh pendidikan karakter siswa pada sekolah dasar (SD) menuai pro dan kontra. Betapa tidak, kebijakan tersebut bisa menghilangkan sekolah siang atau madrasah diniyah (MD).

Menurut Pengamat Kebijakan Publik dan Pendidikan, Asep Deni, bahwa pendidikan karakter yang dimaksud Kemendikbud berkaitan dengan Pendidikan Kewarganegaraan dan Pendidikan Bela Negara. Pendidikan karakter tidak harus dalam satu hari penuh.

Pendidikan karakter harus dilakukan setiap hari secara terus menerus. Pendidikan karakter lebih efektif dilaksanakan di dalam proses belajar mengajar pada setiap mata pelajaran.

“Akan lebih baik apabila pendidikan karakter tidak dipisahkan,” terang Asep saat dihubungi wartawan koran ini.

Akan adanya dampak pada MD yang harus dilalui siswa sebagai syarat masuk SMP, harus betul-betul dipertimbangkan.

Kemendikbud harus mengkaji ulang untuk menerapkan program ini di sekolah. Harus didiskusikan lagi dengan berbagai bidang pendidikan agar tidak mengganggu sekolah diniyah.

loading...

Feeds