Jual Beli LKS Termasuk Pungli

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI Kemendikbud menegaskan, praktik jual beli LKS yang dilakukan pihak komite sekolah, dan biasanya bekerja sama dengan penerbit atau pihak ketiga lainnya merupakan pungutan liar (pungli).

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad menyatakan, praktik jual beli LKS masuk dalam kategori bahan ajar di sekolah dan tidak bisa dibenarkan sehingga harus dihentikan.

“LKS sebenarnya boleh digunakan asal dibuat oleh guru dan tidak diperjualbelikan,” ucap Hamid, di Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Meski sudah dituangkan dalam Permendikbud, larangan tersebut nampaknya belum begitu diterima komite sekolah. Seperti yang dituturkan Ketua Komite SDN CBM Cipanengah, sekaligus Sekretaris PGRI Kota Sukabumi Caca Danuwijaya.

loading...

Feeds

Sayana Apartment

Pembangunan Sayana Apartments Dimulai

DAMAI Putra Group (DPG) dan Nishitetsu Group bekerjasama dalam proyek Sayana Apartments. Hal ini disampaikan oleh Managing Director DPG, Widiastuti …