Pengawasan Ketenagakerjaan di Sukabumi Lemah

FOTO: SUBHAN/RADARSUKABUMI
AUDENSI:Serikat pekerja atau serikat buruh yang beraliansi dalam 

Koalisi Buruh Sukabumi (KBS) saat menggelar audensi dengan pihak 

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, di Kantor Disnakertrans, Jalan 

Pelabuhan II KM 06 Nomor 703 Kota Sukabumi, Senin (16/1/2017).

FOTO: SUBHAN/RADARSUKABUMI AUDENSI:Serikat pekerja atau serikat buruh yang beraliansi dalam Koalisi Buruh Sukabumi (KBS) saat menggelar audensi dengan pihak Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, di Kantor Disnakertrans, Jalan Pelabuhan II KM 06 Nomor 703 Kota Sukabumi, Senin (16/1/2017).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Perkembangan sektor industri di Kabupaten Sukabumi membawa dampak positif yang tidak sedikit bagi daerah.

Namun di luar dari itu, perkembangan industri juga memunculkan permasalahan, seperti praktik pungutan liar (pungli) kepada calon tenaga kerja, rendahnya pelayanan dan pengawasan hukum ketenagakerjaan hingga rendahnya peningkatan kemampuan kompetensi pekerja atau calon pekerja.

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi serikat pekerja atau serikat buruh yang beraliansi dalam Koalisi Buruh Sukabumi (KBS) dengan pihak Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, di Kantor Disnakertrans, Jalan Pelabuhan II KM 06 Nomor 703 Kota Sukabumi, Senin (16/1/2017).

KBS yang terdiri dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Federal Kehutanan Industri Umum Perkayuan Pertanian dan Perkebunan (FHUKATAN) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Serikat Pekerja Danone Aqua Group (SPDAG) Kabupaten Sukabumi, menuntut segala permasalahan tersebut diselesaikan oleh pemerintah.

loading...

Feeds

Sayana Apartment

Pembangunan Sayana Apartments Dimulai

DAMAI Putra Group (DPG) dan Nishitetsu Group bekerjasama dalam proyek Sayana Apartments. Hal ini disampaikan oleh Managing Director DPG, Widiastuti …