GP4 Cium MoU Pasar Pelita Sukabumi Tak Sehat

HEARING: Sejumlah Anggota GP4 melakukan hearing dengan DPRD Kota Sukabumi, Senin (16/1/2017). 
FOTO: IKBAL/RADARSUKABUMI

HEARING: Sejumlah Anggota GP4 melakukan hearing dengan DPRD Kota Sukabumi, Senin (16/1/2017). FOTO: IKBAL/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Gerakan Pengawal Pembangunan Pasar Pelita (GP4) mendesak DPRD Kota Sukabumi untuk ikut turun mengawal proses pembangunan Pasar Pelita.

Selain itu, mereka juga meminta agar DPRD bisa bekerja sama membantu dalam pengembalian hak pedagang yang telah disetorkan ke PT Anugerah Kencana Abadi (PT AKA) pasca pemutusan perjanjian oleh Pemkot Sukabumi.

“Kami tidak mau menyalahkan satu sama lain. Hanya kami meminta juga ke DPRD agar ke depan bisa lebih cermat lagi dalam mengawal proses pembangunan Pasar Pelita. Hampir 1,8 tahun belum ada kejelasan pembangunannya. Ini mengindikasikan jika dalam perjanjian kerja sama (MoU) ada yang tidak sehat,” ujar Ketua Presidium GP4 Kota Sukabumi, Hamdan Sanjaya usai melakukan hearing di DPRD Kota Sukabumi, Senin (16/1/2017).

Hamdan menyebutkan, kerugian para pedagang sudah tak bisa dihitung dengan nilai nominal. GP4 sebagai bagian dari perwakilan para pedagang, sepakat agar Pasar Pelita segera dibangun.

Ia meminta agar pembangunan Pasar Pelita tidak menambah beban para pedagang. Harga kios yang ditawarkan sesuai dengan kemampuan pedagang.

loading...

Feeds