Pungutan Legal di Sukabumi Rawan Pungli !

Grafis: Yuzhar/Radar Sukabumi

Grafis: Yuzhar/Radar Sukabumi

Quick Count Pilpres 2019

“Kami tak lagi mengeluarkan tunjangan untuk guru, karena itu sudah menjadi kewenangan provinsi. Bahkan, tunjangan yang diberikan (provinsi) lebih besar ketimbang tunjangan yang selama ini diterima para guru dari Pemkot Sukabumi,” tutur Hanafie.

Sementara untuk alokasi anggaran yang selama ini digelontorkan Pemkot Sukabumi ke SMA/SMK baik itu untuk fisik dan tunjangan, akan dialihkan ke bidang lain yang menjadi kewenangannya.

Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan mutu pendidikan yang dikelola oleh Pemkot Sukabumi. “Ya untuk anggaran yang selama ini dikeluarkan kita akan alihkan ke bidang lain,” lanjutnya.

Sebelumnya, ada 576 guru, 72 tenaga kependidikan dan 21 pengawas yang menjadi beban Pemkot Sukabumi melalui APBD.

Dengan dipindahkannya kewenangan alokasi pembayaran gaji guru SMA dan SMK tersebut, otomatis beban belanja pegawai pada APBD Kota Sukabumi juga berkurang. Hanya saja, pihaknya tak mengetahui secara persis besaran penyusutan belanja pada 2017.

“Tentu nilai belanja pegawai juga jadi berkurang dari APBD. Tapi saya kurang hafal, penyusutan beban belanja pegawai itu berapa,” ujarnya.

Tapi, Hanafie mengaku untuk SMA/SMK swasta, tetap masih mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Pemkot Sukabumi melalui APBD. Tapi, untuk besarannya Hanafie tak menyebutkan. (cr12/e)

loading...

Feeds