Luka dalam Dibacok Lawan, Dunia Pendidikan Sukabumi Kembali Tercoreng

TAK BERDAYA : Nanda, warga Kampung Cipanengah Hilir, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, terbaring lemas di RSUD Syamsudin setelah mengalami pembacokan.

TAK BERDAYA : Nanda, warga Kampung Cipanengah Hilir, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, terbaring lemas di RSUD Syamsudin setelah mengalami pembacokan.


POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Nasib naas menimpa Nanda Andika (17), warga Kampung Cipanengah Hilir Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

Nanda mengalami luka dibagian punggung dengan lebar luka sepuluh jahitan setelah dibacok menggunakan cerulit, di Kampung Balandongan, Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi sekitar pukul 14:30 WIB, Rabu (30/11/2016).

Informasi yang diperoleh, pembacokan tersebut berawal dari salah paham antara rekan korban dengan pelaku dari salah satu sekolah di Kota Sukabumi.

Korban beserta rekannya, berniat untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut, dengan bertemu pelaku ditempat yang disepakati setelah mereka pulang dari sekolah.

“Katanya sih mereka sedang menyelesaikan kesalahpahaman. Tapi, diselesaikan dengan cara berduel,” ungkap Asep (40), warga Balandongan kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Setelah duel itu, lanjut Asep, korban beserta rekannya bersalaman dengan pelaku. Usai salaman, tiba-tiba korban dibacok di bagian punggung menggunakan cerulit oleh pelaku.

Loading...

loading...

Feeds