Sebanyak 272 Warga Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Trafficking

BERFOTO BERSAMA: Sejumlah penegak hukum mengikuti acara pelatihan untuk meningkatkan penuntutan perdagangan orang di Hotel Anugrah, Selasa (25/10/2016). FOTO: IKBAL/RADARSUKABUMI

BERFOTO BERSAMA: Sejumlah penegak hukum mengikuti acara pelatihan untuk meningkatkan penuntutan perdagangan orang di Hotel Anugrah, Selasa (25/10/2016). FOTO: IKBAL/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – International Organization for Migration (IOM) mencatat sedikitnya 272 warga asal Kabupaten Sukabumi menjadi korban tindak pidana perdagangan orang atau trafficking.

Jumlah tersebut merupakan sebagian dari jumlah keseluruhan korban trafficking yang mencapai angka 8.515 orang.

“Data tersebut merupakan hasil database dari 2005 hingga 2015,” ujar National Program Coordination IOM Indonesia, Fitriana Nur, saat membuka acara pelatihan untuk meningkatkan penuntutan perdagangan orang di Hotel Anugrah, Selasa (25/10/2016).

Dijelaskannya, jumlah banyaknya korban perdagangan manusia ini, harus menjadi perhatian khusus seluruh kalangan.

Apalagi korban yang ditangani IOM ini banyak yang belum terindentifikasi, sehingga kemungkinan yang belum terdata lebih banyak.

loading...

Feeds