PD BPR Sukabumi : Tak Ada Persyaratan Khusus untuk PKL Korban Kebakaran

Direktur PD Bank Perkreditan Rakyat Kota Sukabumi Yudi Permadi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI РDirektur PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Sukabumi, Yudi Permadi menegaskan tidak ada kebijakan khusus untuk pedagang kaki lima (PKL) korban kebakaran dalam pengajuan proses peminjaman dana bergulir di BPR Kota Sukabumi. Itu sudah menjadi ketentuan perbankan dalam penyaluran kredit, jaminan menjadi syarat utama.

“Saya tidak berani memberikan kebijakan khusus bagi korban kebakaran apalagi ada syarat tanpa agunan, lebih baik tidak mau kerja sama dengan Pemerintah Kota Sukabumi daripada menanggung risiko,” tegasnya.

Namun sebelumnya, juga Yudi mengaku sudah melakukan sosialisasi tentang kredit tanpa bunga ini kepada PKL korban kebakaran dari jauh-jauh hari.

Pihaknya sudah menjelaskan pengajuan kredit yang disediakan sebesar Rp 3,4 miliar untuk UMKM khusus warga Kota Sukabumi harus menggunakan agunan, baik itu sertifikat, BPKB dan akta jual beli.


Mengapa demikan, karena dalam perjanjian dengan pemkot sifatnya itu pinjaman executing. Artinya jika terjadi kemacetan pihak nasabah ditanggung oleh BPR bukan pemkot, tapi saat berakhirnya perjanjian selama tiga tahun dana bergulir tanpa bunga ini harus 100 persen kembali ke pemkot.

“Jadi jika di akhir tahun, kita harus mengembalikannya secara full ke APBD tanpa ada alasan kreditnya macet atau tidak. Nah mengantisipasi terjadinya kemacetan makanya harus ada jaminan dari peminjam,” bebernya.